Berita

Hampir Semua Elektabilitas Calon Gubernur DKI Jakarta Turun

KAMIS, 02 FEBRUARI 2012 | 10:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Lembaga survei Cyrus Network kembali merilis tingkat elektabilitas bakal calon gubernur DKI Jakarta kemarin. Cyrus Network, dua pekan sekali, merilis hasil temuannya dan dimuat di situs resminya yang beralamat di www.cyrusnetwork.com.

Hasil tracking survei Cyrus Network yang dilakukan pada 23-28 Januari lalu menunjukkan hampir semua bakal calon gubernur DKI Jakarta mengalami penurunan elektabilitas. Berikut hasil survei Cyrus Network, yang melibatkan 500 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/-4,38 persen, selengkapnya.

Fauzi Bowo 23,8 persen; Joko Widodo 15,5 persen; Tantowi Yahya 11,5 persen; Faisal Basri 10,5 persen; Prijanto 4,3 persen; Nachrowi-Ramli 2,3; Nono Sampono 2,3; Wanda Hamidah 2,0 persen; Sandiaga S. Uno 1,8 persen; Triwisaksana 1,5 persen; Alex Noerdin 1,3 persen; Hendardji Supandji 1,3 persen; dan menjawab tidak tahu 22,3 persen.

Bandingkan hasil survei pada dua pekan lalu yaitu, Fauzi Bowo 24,0 persen; Joko Widodo 17,3 persen; Tantowi Yahya 12,3 persen; Faisal Basri 12,0 persen; Wanda Hamidah 4,7 persen; Prijanto 4,3 persen;  Sandiaga S. Uno 2,7 persen;  Nono Sampono 2,3 persen; Nachrowi-Ramli 2,0 persen; Triwisaksana 1,7 persen; Hendardji Supandji 0,3 persen; dan menjawab tidak tahu 16,3 persen.

Meski terjadi pernurunan, empat nama, Fauzi Bowo, Joko Widodo, Tantowi Yahya, Faisal Basri tak tergoyahkan tetap pada posisinya masing-masing.

"Walapun secara absolut terjadi penurunan elektabilitas untuk empat nama tersebut, tetapi itu disebabkan bias margin of error. Angka ini bisa dianggap sama seperti dua minggu sebelumnya. Ini berarti tidak ada pergerakan signifikan yang dilakukan oleh para bakal calon. Foke masih unggul dengan angka 23 persen dan disusul Jokowi 15 persen," begitu kesimpulan Cyrus Network yang dikutip dari situs resminya. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya