Berita

Kader NU Tak Berhak Bubarkan Acara Pengajian

MINGGU, 29 JANUARI 2012 | 14:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Indonesia merupakan demokrasi dan menjunjung hak asasi manusia. Karena itu, konstitusi, UUD 1945 memberikan jaminan kepada setiap warga negara untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat.

Hal itu dikemukakan Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia, Faozan Amar, kepada Rakyat Merdeka Online siang ini. Baitul Muslimin Indonesia merupakan organisasi di bawah PDI Perjuangan.

Faozan mengungkapkan hal tersebut menanggapi aksi pembubaran acara pengajian yang digelar Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Kudus oleh aktivis muda Nahdlatul Ulama kemarin, Sabtu (28/1).


"Selama pengajian itu dilakukan dengan maksud dan tujuan yang baik, maka kita wajib menghormatinya," ungkapnya.

Jika memang isi dari pengajian tersebut menghasut, mengadu-domba dan lain sebagainya, maka pihak berwajiblah yang berhak untuk memperingatkan, hingga membubarkan.

Dikutip dari situ Metro TV, puluhan aktivis dari GP Anshor, Fatayat, IPNU-IPPNU, PMII Kudus, dan Banser Kudus kemarin mendatangi Gedung Ngasirah di Jalan Jendral Sudirman Kudus, tempat pengajian digelar. Mereka meminta penyelenggara segera membubarkan diri.

Alasannya, ajaran MTA radikal dan menafsirkan Alquran seenaknya sendiri.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya