Berita

indra J Piliang/ist

Berhenti Berpolemik, Indra J. Piliang Bilang Hanya Aburizal Bakrie yang Bekerja Keras

KAMIS, 26 JANUARI 2012 | 10:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Ketua Dewan Pelaksana Balitbang Partai Golkar Indra J Piliang tidak mau berpolemik seputar wacana calon presiden yang terjadi di tubuh Partai Golkar.

"Selama ini saya hanya menjawab pertanyaan wartawan, terkait dengan penjelasan yang disampaikan oleh Ketua Umum (Aburizal Bakrie) dan Sekjen (Idrus Marham). Saya bukan tipe orang yang selalu bilang 'no comment'," jelas Indra kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Secara objektif, Balitbang DPP Partai Golkar juga melakukan kajian internal dan eksternal. Hasilnya sudah disampaikan kepada partai.


"Balitbang bukan wadah untuk berpolitik, tetapi berdiskusi dan berdebat atas masalah-masalah internal dan eksternal. Politik urusan DPP Partai Golkar, bukan urusan Balitbang yang merupakan badan otonom," katanya.

Berdasarkan data-data yang dimiliki Balitbang, Aburizal Bakrie mendapatkan dukungan luas di internal partai.

"Jadi, sekalipun Ketua Umum mengatakan bahwa belum pasti menjadi Capres, Partai Golkar semakin solid mengusung Ketua Umum DPP Partai Golkar," kata mantan peneliti Center for Strategic and International Studies ini.

Dalam pengamatan Indra, sejauh ini, hanya ARB yang sering melakukan konsolidasi. Setiap provinsi dikunjungi secara rutin, bahkan ada yang lebih dari tiga kali.

"Ada memang Bang Fadel Muhammad yang bergerak belakangan, setelah tidak lagi menjadi menteri, tetapi beliau kan sosok yang loyal kepada Bang Ical juga. Tokoh yang lain sepertinya mengambil jarak dengan institusi partai di bawah. Ada Bang Akbar yang rajin berkeliling, tetapi tidak terkait dengan kegiatan resmi di partai," jelas Indra.

Sebelumnya, Indra mengatakan bahwa Partai Golkar terbuka mengusung capres lain di bulan Oktober 2012, apabila elektabilitas Aburizal Bakrie tidak memungkinkan untuk dicalonkan. Nama-nama itu adalah Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Agung Laksono, Fadel Muhammad dan Sultan Hamengkubuwono X.

Selain nama-nama itu, terbuka kesempatan kepada para gubernur yang berasal dari tokoh Partai Golkar, seperti Syahrul Yasin Limpo (Sulsel), Alex Noerdin (Sumsel) dan Adnan Anwar Saleh (Sulawesi Barat).

"Golkar menolak konvensi, karena memunculkan friksi-friksi politik dan demoralisasi politik. Namun, sekalipun tanpa mekanisme konvensi, mestinya tokoh-tokoh lain juga bekerja bersama Golkar tentang isu Karya dan Kekaryaan tahun ini, " kata Indra lagi.

Bagi Indra, pernyataannya yang sempat memunculkan polemik kian menegaskan bahwa Golkar sebetulnya solid di belakang Aburizal. Terbukti bahwa kader-kader Golkar langsung merapatkan barisan ketika muncul statemen yang membuka peluang Partai Golkar untuk mengusung kandidat lain.

"Bukan soal solid atau tidak solid itu. Yang dilihat bekerja keras oleh para kader adalah Bang Ical. Yang lain memang bekerja juga di pemerintahan dan masyarakat. Namun kader kan berharap, mereka memakai baju Golkarnya, menyapa konstituennya," tutup Indra. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya