Berita

andi arief

Andi Arief Berharap Anas Urbaningrum Tetap Tegar

RABU, 25 JANUARI 2012 | 18:00 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kabar burung mengenai pencopotan Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat dipercaya sebagai upaya pembusukan yang dilakukan orang-orang di luar partai besutan Presiden SBY itu.

Tujuan mereka satu: memecah belah anggota dan kader serta simpatisan Partai Demokrat.

Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden, Andi Arief, dalam pembicaraan dengan Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 25/1). 

"Pembusukan ini sangat kasat mata," ujar Andi sambil menyebut nama seorang politisi dari partai lain yang menurutnya ikut menyebarkan dan membesar-besarkan isu pencopotan Anas ini.

"Pembusukan itu dilakukan sejak (mantan Bendahara Umum Demokrat) Nazarudin kabur sampai persidangan yang  seakan sudah menyidangkan Anas secara in absentia," sambungnya.

Andi Arief meminta agar "pihak luar" Partai Demokrat memfokuskan diri untuk konsolidasi partai masing-masing.

"Saya berharap Anas tetap tegar dan mempertahankan konsolidasi partai. Kalau Anas dijadikan tersangka dalam waktu dekat, itu artinya ada info yang dipaksakan agar publik lebih dahulu memvonis baru diikuti KPK," masih katanya.

"Artinya, ini membahayakan sistem hukum kita menjadi tidak independen," demikian Andi Arief sambil menekankan harapannya agar KPK tidak mengikuti arus politik. [guh]


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya