Berita

IPB: Surat Terbuka Dosen untuk SBY Bukan Pendapat Institusi

SENIN, 23 JANUARI 2012 | 18:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Suara Publik bertajuk Surat Terbuka Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk Presiden SBY mendapatkan tanggapan dari pimpinan IPB.

Surat terbuka itu ditayangkan di halaman Suara Publik Rakyat Merdeka Online pada Sabtu lalu (21/1). Surat yang ditulis dan dikirim oleh Dosen Fakultas Ekologi Manusia IPB, Dr. Ir. Arya Hadi Dharmawan, M.ScAgr, berisi pendapat pribadinya atas gejolak gerakan anarkis yang tak terhitung jumlahnya di desa-desa dan arus bawah lapisan sosial. Menurutnya,  negara telah lebih dahulu melakukan kekerasan bergelombang dari waktu ke waktu yang sistemik dan sistematis melalui UU sektoral yang banyak melukai hati anak-anak negeri terutama sering berseberangan dengan orang desa (petani, nelayan, dan pelaku ekonomi kecil).

Namun, Sekretaris Eksekutif IPB Dr.Ir. Bonny P.W.Soekano, MS dalam penjelasan resminya kepada redaksi beberapa saat lalu (Senin, 23/1) menyatakan keberatan atas pencantuman logo IPB dalam penayangan surat terbuka.


Menurut Bonny, pencantuman logo IPB tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan ataupun tanpa izin dari Rektor IPB. Dia tegaskan pula bahwa surat terbuka tersebut bukan pendapat dan pandangan IPB sebagai institusi.

"IPB menyatakan keberatan atas pencantuman logo IPB dalam surat terbuka tersebut," tulis Bonny dalam tanggapan resminya yang diterima redaksi beberapa saat lalu.

Sejak diterimanya surat tersebut, redaksi Rakyat Merdeka Online tidak lagi memasang logo IPB pada surat terbuka dimaksud. Perlu sidang pembaca ketahui pula bahwa penggunaan logo IPB pada surat terbuka tersebut tidak dimaksudkan untuk memojokkan IPB sebagai salah satu lembaga pendidikan ternama di Indonesia, melainkan untuk ilustrasi semata. [ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya