Berita

Muhammad Prakosa

Wawancara

WAWANCARA

Muhammad Prakosa: Kami Sudah Lakukan Pemeriksaan Tiga Pihak Terkait Ruang Banggar

MINGGU, 22 JANUARI 2012 | 08:36 WIB

RMOL.Badan Kehormatan DPR menilai ada kejanggalan pada proyek renovasi ruang rapat Badan Anggaran DPR yang menghabiskan biaya Rp 20,3 miliar.

“Kami sudah memeriksa tiga pihak terkait dengan proyek tersebut, yakni pimpinan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, pimpinan Badan Angga­ran, dan Sekretaris Jenderal DPR,’’ kata Ketua Badan Ke­hor­matan DPR, Muhammad Pra­kosa.

“Itu semuanya yang terkait baik sebagai satuan kerja mau­pun sebagai pihak yang menge­sahkan dan pihak yang mengu­sulkan mengenai proyek reno­vasi ruang Banggar yang baru ini,” tam­bahnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Saat melakukan pengecekan ke ruang Banggar yang baru, apa yang disimpulkan?

Saat kita melakukan penge­cekan di ruang Banggar yang te­lah direnovasi ini dengan angga­ran yang demikian besar. Tapi ruangannya biasa-biasa saja. Kursi dan mejanya tidak mewah-mewah amat.  Artinya kita meli­hat adanya suatu kejanggalan juga. Biayanya kok terlalu tinggi, ini di luar asas kepatutan.

Menurut Anda, ruang itu se­perti apa?

Ruangnya tidak lebih nikmat, tidak lebih bagus dan tidak le­bih anggun dari ruang kita di Badan Kehormatan. Begitu juga dengan tata letaknya pun agak janggal.

Tata letaknya tidak nyaman?

Kalau kita melihat, tata letak­nya yang miring sana miring sini. Ini kan ketidaknyamanan. Ke­napa dibuat seperti itu.   

Dalam bayangan kita dengan anggaran yang sebesar itu ter­lihat ruang yang mewah sekali dan besar. Tapi ternyata biasa-biasa saja.

Apakah perlu dilakukan audit?

Ya. Kita melihat perlu dila­ku­kan audit oleh lembaga yang ber­tugas. Kami akan mere­ko­men­dasikan audit kepada Ba­dan Pemeriksa Keuangan dan Pem­bangunan (BPKP) sebagai lem­baga yang bertugas dalam ke­tatanegaraan kita untuk me­laku­kan pengawasan masa­lah keua­ngan negara. Dari sini kita akan melihat ada penyim­pa­ngan atau tidak.

Berdasarkan penjelasan dari semua pihak terkait yang dimintai keterangan dan berdasarkan hasil audit dari BPKP, maka BK akan membuat keputusan apakah ada pelanggaran kode etik dan pe­nyimpangan anggaran pada pro­yek tersebut.

Kalau terjadi penyim­pa­ng­an, apa yang diperbuat Ba­dan Kehormatan?

Kalau ada penyimpangan yang sifatnya pada indikasi pidana akan kita lakukan rekomendasi ke penegak hukum.

Apa hasil audit ini akan di­sampaikan ke pimpinan?

Pasti dong. Kami melihat ini masalah yang gede, dalam arti ada kelemahan-kelemahan dalam mekanisme sistem.

Apakah dipanggil konsultan proyek itu?

Pasti. Kita akan melihat dan me­minta keterangan kepada se­mua pihak yang terkait, terma­suk konsultan desain.

Letak permasalahannya di mana?

Kalau dari segi usulan, pim­pinan Banggar mengusulkan membutuhkan ruang baru itu nggak ada salahnya. Tetapi biaya yang besar ini kita melihat ada kejanggalan.

Anda melihat ada dugaan mark up?

Begini. Kalau kita lihat dalam pengecekan secara langsung, kita melihat biayanya kok tinggi. Padahal ruangannya biasa-biasa saja. Tapi kami belum melihat adanya indikasi mark up. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya