Berita

ilustrasi

Awas Potensi Banjir di Jakarta Sampai Tengah Februari!

Dari 267 Kelurahan, 93 Rawan Banjir.
JUMAT, 20 JANUARI 2012 | 12:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Wilayah di utara Jakarta yang meliputi Jakarta Barat dan Jakarta Timur memiliki potensi tinggi banjir bulan Januari ini. Kawasan Cengkareng, Grogol, Cilincing, dan Kelapa Gading masuk di peta prediksi banjir. BMKG menyampaikan puncak hujan wilayah Jakarta dan sekitarnya adalah pertengahan Januari hingga pertengahan Februari.

Untuk itulah Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyelenggarakan rapat koordinasi antisipasi banjir Jakarta dan sekitarnya. Rapat koordinasi dipimpin Deputi Penanganan Darurat BNPB, Dody Ruswandi, yang dihadiri dari kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.

Demikian informasi yang didapatkan dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), DR. Sutopo Purwo Nugroho sesaat lalu (Jumat, 20/1). Hingga dua hari ke depan, curah hujan relatif ringan hingga sedang. Adanya tekanan rendah di Laut China Selatan menyebabkan massa uap air dari utara dibelokkan ke tekanan rendah sehingga cuaca di Jakarta cerah. Diperkirakan ini hanya akan berlangsung hingga dua hari ke depan. BMKG hanya mampu memprediksikan 1-2 hari ke depan dan 3 jam ke depan dengan menggunakan radar cuaca. Jika sudah luruh makan potensi hujan Jakarta akan tinggi.


BPBD Provinsi DKI dan Dinas Pekerjaan Umum menyampaikan sudah menyiapkan semua sumber daya yang ada, seperti peralatan, logistik, sarana prasaran pengendali banjir, layanan kesehatan dapur umum dan sebagainya. Piket siaga banjir sudah diaktifkan di bawah komando BPBD DKI. Dari 267 kelurahan yang ada, 93 kelurahan merupakan rawan banjir.

Sedangkan jumlah penduduk yang terancam lebih dari 980 ribu jiwa atau 10,2 persen dari total penduduk. Logistik dan peralatan sudah didekatkan dengan 62 titik banjir. Aparat pemerintah hingga kelurahan diminta untuk terus memonitor banjir dan memperkuat sistem peringatan dini banjir.

Sementara beberapa wilayah Jawa, khususnya Jawa Tengah akan menerima curah hujan sangat tinggi (lebih dari 500 mm) selama Januari, khususnya di Semarang, kawasan Merapi, Solo dan hulu Sungai Bengawan Solo. Wilayah Banten, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Timur bagian timur juga sangat tinggi.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya