Berita

Surga Penyelam Swiss di Raja Ampat Tampil di Bioskop Zurich

KAMIS, 19 JANUARI 2012 | 19:12 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Decak kagum keluar dari bibir para penonton yang menghadiri pemutaran film dokumentar avant premiere yang berjudul "Edis Paradies 3" di sebuah bioskop di Sihlcity, Zurich.

Film yang diproduksi oleh Mr. Otto C. Honneger untuk sebuah stasiun televisi terbesar di Swiss, SF adalah tentang surga dari seorang penyelam Swiss bernama Mr. Edi Frommenwilier di bagian timur Indonesia tepatnya di daerah Raja Ampat. Sang penyelam sendiri sudah sangat fasih berbahasa Indonesia.

Film dokumentar ini merupakan bagian ke-3, setelah sebelumnya pada tahun 2004 dibuat Edis Paradies 1 dan tahun 2008 Edis Paradies 2.


Duta Besar Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan beserta Ibu Djoko Susilo yang ikut menghadiri pemutaran film dokumentar tersebut, turut merasa bangga dan menurutnya merupakan promosi yang sangat baik bagi tujuan Wisata Eco-Tourism di Indonesia.

Raja Ampat yang terletak di provinsi Papua, yang terdiri dari sekitar 1500 pulau, diibaratkan seluas wilayah Swiss dengan hanya berkisar 50.000 penduduk, diibaratkan sebagai "Amazon" dunia bawah laut dengan beragam macam ikan yang jarang ditemui. Belum lagi dengan keindahan tanaman bawah laut serta beraneka ragam karang yang masih terawat dengan baik.

Edi Frommenwiler membangun kapal pertama kali di Indonesia 20 tahun yang lalu untuk mengunjungi daerah itu. Dalam film itu juga ditayangkan mengenai kegiatan organisasi lingkungan hidup yang bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat, dalam memberikan pendidikan lingkungan kepada penduduk, terutama kepada anak-anak sebagai generasi penerus untuk pengelolaan laut secara berkelanjutan!

Adapun Tim Edis Paradies 3 Kamera: Edi Frommenwiler dan Otto C. Honegger, Kolaborasi: Marion Frederick Honegger, Editor: Angelo Prinz, Suara: Ester Heeb, Komposisi Musik: Martin Villiger, Produksi Asisten: Yvonne Sjoberg, Editorial: Nathalie Rufer, dan Konduktor: Christoph Mueller. [dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya