Berita

Mobil Kiat Esemka Lambungkan Nama Jokowi

SELASA, 17 JANUARI 2012 | 09:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pemberitaan media massa yang masif tentang Walikota Joko Widodo menggunakan mobil Kiat Esemka hasil karya SMK Solo sebagai mobil dinas membuat walikota yang akrab disapa Jokowi itu semakin populer.

Elektabilitas Jokowi melejit dari posisi empat dengan elektabilitas 6,0 persen pada dua pekan lalu saat ini nangkreng di posisi dua dengan angka 17,3 persen, berdasarkan hasil tracking survei yang digelar Cyrus Network.

"Ini memang terkait badai pemberitaan mobil Esemka," ungkap Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Bagi warga Jakarta, pemberitaan tentang mobil Kiat Esemka ini tampaknya cukup masif. Berdasarkan, hasil tracking survei yang digelar Cyrus Network pada 9-13 Januari dan dipublikasi kemarin, 80,8 persen masyarakat Jakarta menjawab pernah mendengar Jokowi menggunakan Mobil Esemka sebagai kendaraan dinas. Sementara hanya 19,2 persen yang mengaku belum pernah mendengar.

Penilaian masyarakat atas keputusan Jokowi menggunakan mobil tersebut sebagai kendaraan dinas juga dipandang positif. Sebanyak 90,5 persen warga Jakarta memandangnya positif. Sedangkan 2,0 persen dan 7,5 persen menjawab masing-masing negatif dan tidak tahu. Survei Cyrus Network ini melibatkan 500 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/-4,38 persen.

Menurut Hasan Nasbi, elektabilitas Jokowi akan terus bergerak naik.

"Angka ini masih bisa bergerak terus. Karena sampai pekan ini kan belum berhenti (pemberitaan tentang mobil Kiat Esemka). Jokowi kan belum berhenti  mengisi acara-acara di TV. Berbagai argumentasi kontra yang sinis justru melambungkan posisi Jokowi," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya