Berita

Sihabuddin

Wawancara

WAWANCARA

Sihabuddin: Tamu Mau Bertemu Rosa Dijamin Mulai Diperketat

SELASA, 17 JANUARI 2012 | 08:21 WIB

RMOL. Terpidana kasus suap proyek pembangunan wisma Atlet SEA Games, Mindo Rosalina Manulang, dijamin diberikan rasa aman di Rutan Pondok Bambu.

“Kami jamin tamu yang ber­temu Rosa mulai diperketat. Harus memenuhi prosedur yang berlaku di Rutan,’’ tegas Dirjen  Pemasyarakatan Kemenkum­ham, Sihabuddin, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sihabuddin mengakui, me­mang ada tiga orang yang me­nga­ku anggota Komisi III DPR ber­temu Rosa, 30 Desem­ber 2011 yang melanggar aturan kunju­ngan. Mereka diizinkan ber­temu Rosa karena Kepala Ru­tan Pon­dok Bambu keta­kutan.  

“Kejadian seperti ini tidak akan terulang. Setiap tamu yang ber­temu Rosa harus memenuhi pro­sedur di Rutan. Tidak bisa seenaknya,’’ katanya.

Berikut kutipan selengkapnya:


Bagaimana kejadiannya?

Kejadiannya sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka bicara ku­rang lebih 30 menit. Lalu ketiga orang itu pulang. Mereka bersa­laman dan ketawa-ketawa. Tidak ada ekspresi adanya ancaman. Kalau terancam, nggak mungkin ketawa dong.


Apa ada tamu Rosa di hari lain?

Laporannya hanya hari itu saja kok. Cuma sekali kunjungan, tapi tiga orang.


Apanya yang diperketat untuk bertamu kepada Rosa?

Aturan bertamunya dilak­sa­na­kan secara benar. Mulai dari kun­­­jungan, pengaturan jam berapa sudah masuk kamar dan istira­hat. Ini salah satu hal yang perlu kita ingatkan kembali ke­pada petugas agar ke depan tidak me­lakukan langkah-lang­kah di luar aturan tersebut.


Apa Kepala Keamanan Ru­tan diberikan sanksi?

Tentu mereka akan diperiksa dan dijatuhi sanksi. Tapi harus dilihat porsi kesalahannya. Ke­pala Kantor Wilayah Kemen­hum­­ham DKI Jakarta yang akan menganalisa. Sudah ada tim khu­sus yang menanganinya. Yang jelas, ada pelanggaran Stan­dard Operation Procedure (SOP). Sanksinya menunggu hasil ana­lisa. Sebab, melanggar SOP itu banyak macamnya.


Belum bisa dipastikan huku­mannya?

Ya. Sebab, kami tidak mau gegabah dalam menjatuhkan hukuman kepada seseorang. Jangan sampai merusak masa depannya, harus proporsional. Sebab, kami selama ini bekerja secara profesional.


Belum bisa dipastikan huku­mannya?

Ya. Sebab, kami tidak mau gegabah dalam menjatuhkan hukuman kepada seseorang. Jangan sampai merusak masa depannya, harus proporsional. Sebab, kami selama ini bekerja secara profesional.


Dari mana tim yang mene­lusuri?

Kepala Divisi Pemasyarakatan DKI Jakarta akan membuat la­poran dari hasil berita acara pe­meriksaan.

Kami akan mendapat laporan dari Kanwil karena ini ranah mereka.


Ada instruksi khusus dari Men­kumham Amir Syam­suddin?

Beliau meminta saya untuk me­nindaklanjuti masalah ini. kami sudah menindaklanjuti, me­lalui jajaran yang ada di sana.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya