Berita

ilustrasi

KIPP Khawatirkan Desain Parpol di KPU

SENIN, 16 JANUARI 2012 | 15:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memasuki tahap akhir berupa seleksi tertulis dengan materi utama pengetahuan mengenai pemilu. Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) menuntut tim seleksi konsisten menjalankan UU 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu.

"Prinsip transparansi harus tercermin dalam setiap tahap kerja Timsel, antara lain dengan memberikan penjelasan pada publik tentang ketidaklolosan bakal calon pada tahap-tahap seleksi," kata Koordinator Kajian KIPP, Girindra Sandino, dalam pernyataan pers yang diterima beberapa saat lalu (Senin, 16/1).

Selain itu, Girindra meminta tim seleksi taat mengimplementasikan amanat Pasal 13 ayat (5) UU 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu, yang mewajibkan tim seleksi melaporkan pelaksanaan tiap tahapan seleksi kepada DPR.


"Setelah pengumuman hasil penelitian administratif bakal calon anggota KPU, Timsel tidak melaporkan tahapannya ke DPR," terangnya.

Obyektivitas pun harus menjadi parameter utama dalam meloloskan bakal calon komisioner KPU. Maka itu KIPP meminta masyarakat untuk ikut mengawasi, mewaspadai dan mencegah kemungkinan adanya paket tujuh komisioner KPU pesanan partai politik.

"Tahap akhir seleksi yakni wawancara dengan materi penyelenggaraan pemilu dan klarifikasi atas tanggapan serta masukan masyarakat, harus dilakukan terbuka untuk umum," tandasnya seraya meminta semua pihak untuk menghormati upaya hukum bakal calon komisioner KPU yang tidak lolos.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya