Berita

Aceng Fikri/ist

Bupati Garut Koreksi Kabar Miring tentang "Piramida Sadahurip"

MINGGU, 15 JANUARI 2012 | 14:33 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pernyataan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut tentang "piramida" di Gunung Sadahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat,  dikoreksi Bupati Garut.

Aceng Fikri melalui rilisnya, Minggu siang (15/1), menyatakan bahwa pernyataan itu bukan pernyataan resmi Pemkab Garut.

"Saya tidak pernah intruksikan agar Kasi Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Garut, Warjita, mengambil kesimpulan seperti itu karena penelitian masih berlangsung," ujarnya.


Posisi kami, lanjut Aceng, masih menunggu hasil penelitian dari Tim Katastropik Purba. Karenanya berpolemik seperti itu adalah domain ilmuwan.

"Tugas kami adalah mempersiapkan masyarakat dengan kehadiran temuan ini, namun para peneliti agar juga menahan diri," jelas Aceng

Dia menjelaskan saat ini banyak penelitian dilakukan di Sadahurip, dan biasanya ditemani aparat.

"Saat mendampingi itulah para peneliti berdiskusi, tapi dipahami sebagai kesimpulan oleh aparat kami," tegasnya.

"Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran, dan saya akan tertibkan aparat kami," demikian Bupati Aceng Fikri.

Tim Katastropik Purba yang dibentuk Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) sedang meneliti kemungkinan "piramida" di bawah Gunung Sadahurip. Penelitian tersebut menggunakan berbagai teknologi canggih untuk mendapatkan citra yang presisi tentang bangunan yang terkubur tersebut.

Sebegitu menariknya penemuan ini, sampai-sampai Prof. Oppenheimer pun tertarik untuk ikut menyelidiki.  Prof. Oppenheimer ada salah seorang ilmuwan asing yang melalui serangkaian penelitian menyimpulkan bahwa induk dari semua peradaban dunia berasal dari Nusantara.[guh]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya