Berita

rosa/ist

Rosa Belum Mau Laporkan Peneror ke Polisi

SABTU, 14 JANUARI 2012 | 16:30 WIB | LAPORAN:

RMOL. Terpidana kasus suap Wisma Atlit,  Mindo Rosalina Manulang belum akan mempolisikan orang yang kerap meneror dirinya di rutan Pondok Bambu.

Padahal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mempersilahkan keluarga maupun kuasa hukumnya untuk melakukan hal tersebut.

Kuasa hukum Rosa, Muhammad Iskandar ketika dikonfirmasi mengatakan, kliennya belum mau melaporkan hal itu lantaran dinilainya belum terlalu membahayakan keselamatannya.


"Saya kira kita tidak mengambil langkah itu. Kami berfikir belum sampai ke sana. Belum ada, belum kesana," terang dia saat dihubungi wartawan, Sabtu (14/1).

Anehnya, meskipun diancam akan dihabisi bersama keluarganya, kuasa hukum Rosa ini beranggapan hal tersebut belum membahayakan. Kata dia, apabila si pengancam kala itu membawa senjata tajam ataupun senjata api barulah pihaknya mengambil langkah untuk melaporkannya ke kepolisian.

"Kita harus melihat proporsional, bahwa ancaman itu masih dengan orasi, kata-kata. Sehingga kami lebih mengambil jalan preventif, lapor ke LPSK," pungkas dia.
 
Sebagaimana diketahui, KPK sendiri melalui juru bicaranya, Johan Budi, dikantornya, Jumat (13/1) kemarin, mempersilahkan pihak Rosa jika akan melaporkan pelaku ancaman ke polisi. Namun keputusan lapor atau tidaknya ke polisi, lembaga ah hoc pimpinan Abraham Samad itu menyerahkan sepenuhnya ke Rosa.

Untuk diketahui, akhir bulan lalu, Rosa diteror pihak-pihak tertentu. Salah satunya berasal dari sekelompok orang yang dekat dengan Nazaruddin, yakni NSR dan HSY. [arp]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya