Berita

saleh p daulay

Pemuda Muhammadiyah Bangga Kadernya Mundur dari Badan Anggaran

JUMAT, 13 JANUARI 2012 | 17:13 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Mundurnya Taslim Chaniago mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pemuda Muhammadiyah, misalnya, menilai bahwa kemunduran Taslim merupakan suatu penghargaan terhadap amanat hati nurani rakyat. Di saat semua orang berlomba-lomba untuk duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPR, Taslim berani mengatakan untuk mundur.

"Sebagai salah seorang kader Pemuda Muhammadiyah, kami bangga terhadap keputusan yang diambil Saudara Taslim. Tindakan itu sudah tepat dan perlu didukung. Ini adalah sikap pemberontakan terhadap berbagai berbagai anomali yang selama ini terjadi di banggar," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh P Daulay di Jakarta beberapa saat lalu (Jumat, 13/1).

Menurut Saleh, Taslim berbeda dengan anggota DPR lain yang berteriak-teriak tentang keanehan dalam proyek renovasi ruang Banggar tetapi tidak berani melakukan aksi konkrit. Kalau betul tidak setuju dengan keadaan itu, semestinya mereka melakukan sesuatu. Minimal berani mengatakan tidak pada sesuatu yang dinilai tidak benar.


"Dalam kaitan ini, kita menunggu tindakan lain dari anggota Banggar yang lain. Saya yakin, banyak hal yang bisa dilakukan. Termasuk di antaranya mengundurkan diri dari secara kolektif. Kalau berani mengundurkan diri, berarti bertanggung jawab terhadap lolosnya anggaran untuk renovasi itu," imbuh dia.

Saleh juga menyesalkan banyaknya protes dan ketidakpuasan dari para anggota DPR tanpa bisa melakukan tindakan apapun. Tindakan seperti itu dinilai tidak akan mendapat simpati rakyat, tetapi sebaliknya bisa menimbulkan hilangnya kepercayaan rakyat. Apalagi, dalam beberapa kasus, banyak sekali orang yang berteriak-teriak tentang sesuatu, sementara dia sendiri melakukan hal yang sama dalam bentuk modus yang berbeda. [guh]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya