Berita

ilustrasi

Gempa di Simeulue Tidak Pada Tempat yang Biasa

RABU, 11 JANUARI 2012 | 17:57 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Gempa berkekuatan 5,1 SR di Simeuleu, Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu dinihari tadi (11/1) tidak terjadi pada zona pertemuan lempeng seperti biasa.

Gempa yang terjadi pada pukul 01.36 WIB itu, menurut peneliti dari program Graduate Research on Earthquake and Active Tectonics (GREAT) Institut Teknologi Bandung, DR. Irwan Meliono, terjadi di lempeng Australia, sebelum lempeng tersebut menghunjam lempeng Benua Eurasia dekat outer-rise.

"Jadi gempa tadi malam tidak terjadi pada zona pertemuan lempeng, sebagaimana kebanyakan gempa terjadi di Sumatera. Mekanisme gempa semalam, yaitu sesar geser dan jarak dari zona pertemuan lempeng yaitu sekitar 100 kilometer," ujarnya seperti ditulis dalam rilis yang dikirimkan Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSP), Rabu sore.

Gempa tersebut terjadi ketika lempeng samudera berusaha masuk ke bawah lempeng benua (Sumatera), sehingga menimbulkan aktivitas postseismik berlawanan yang mengakumulasi regangan di dekat palung laut. Akumulasi ini menghasilkan gempa sesar geser lalu. hal ini akan diikuti beberapa gempa susulan dengan magnitud kecil. Pun kecil sekali kemungkinan diikuti gempa besar. [guh]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya