Berita

Politisi Senior Golkar: 2012 Tahun Pertobatan Anggota DPR

MINGGU, 01 JANUARI 2012 | 23:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemberitaan korupsi yang terungkap di media massa sepanjang tahun 2011 dan melibatkan anggota DPR patut disikapi tidak cukup dengan keprihatinan.

Sebaiknya, tahun 2012 yang baru dimulai ini disahkan anggota DPR sebagai tahun pertobatan.

"Wakil rakyat supaya bertekad menjadikan tahun 2012 sebagai tonggak penegakan harga diri mereka," kata politisi senior Zainal Bintang kepada wartawan, Minggu malam (1/1).

Alasan Bintang, sepanjang 2011 citra dan wajah anggota DPR baik pusat maupun daerah terpuruk dan nista di mata rakyat.

Kasus korupsi yang bertubi-tubi terungkap di media massa justru banyak dilakoni mereka yang mengklaim wakil rakyat.

Meski demikian, Bintang yang juga wartawan senior mengakui ada sebagian anggota DPR yang jujur dan hidup sederhana.

Menurutnya, korupsi di kalangan wakil rakyat yang masif dan menggegerkan adalah penjarahan anggaran, yang seharusnya ditujukan pada pembangunan daerah dengan maksud untuk menyejahterakan rakyat.

"Ini tragis karena dana untuk perbaiki kehidupan rakyat dirampok oleh wakilnya atas nama rakyat. Ini kejahatan terhadap kemanusiaan. Ini lebih jahat dari teroris," kata Bintang.

Dia berpesan kepada Ketua KPK Abraham Samad dan kawan-kawan, agar segera memproses pengaduan praktik mafia anggaran yang sudah dikirim pihaknya.

"Saya miris melihat nama-nama wakil rakyat yang diadukan kepada Pos Pengaduan Praktik Mafia Anggaran (Pos P2MA)," tegasnya.

Bintang dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah, La Ode Ida, adalah penggagas Pos P2MA yang kehadirannya sempat menghebohkan di akhir September 2011. [ald]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya