Berita

danny hilman

Ketika Nama Danny Hilman Dikutip Google 29 Juta Kali...

RABU, 28 DESEMBER 2011 | 19:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Pembicaraan mengenai bencana dan kebencanaan juga mitigasi bencana telah begitu dalam memasuki ruang publik. Hal itu dapat dilihat dari jumlah entry yang berkaitan dengan hal-hal tersebut di mesin pencari Google.

Dalam pencarian di Google Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Andi Arief menemukan beberapa entry yang berkaitan dengan bencana dan kebencanaan yang jumlahnya lebih banyak daripada jumlah entry tokoh-tokoh dan selebriti di Indonesia.

Nama pakar gempa dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Danny Hilman, misalnya, dicatat Google sebanyak 29 juta kali. Danny Hilman adalah salah seorang geolog dan pakar gempa yang kerap memberikan masukan kepada kantor KSP BSB. Namanya hanya dikalahkan oleh kata gempa yang oleh Google dicatat sebanyak 30 juta kali.

Entry SKP BSB juga termasuk yang dicatat Google jutaan kali, tepatnya sekitar 2,8 juta. Lalu program S-2 kegempaan Great ITB dicatat sebanyak 900 ribu kali.

Tim Katastropik Purba yang dibentuk kantor SKP BSB tahun 2011untuk meneliti catatan sejarah dan geologis mengenai bencana di masa lalu dicatat sebanyak 74 ribu kali, sementara Tim 9 yang menyusun peta gempa 2010 dicatat sebanyak 2,3 juta kali.

Istilah mitigasi bencana dicatat sebanyak 1,3 kali, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sebanyak 324 ribu kali, serta BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) sebanyak 3,2 juta kali.

Nama bencana yang paling banyak dicatat adalah tsunami Aceh di tahun 2004 sebanyak 33 juta kali. Diikuti gempa Jawa (15 juta kali), gempa Sumatera (12 juta), gempa selatan Jawa (12 juta kali), gempa Jawa Barat (9 juta kali), dan lumpur Sidoarjo (6,3 juta kali). Lalu gempa Mentawai di tahun 2010 (2 juta kali), serta letusan Gunung Merapi (1,5 juta kali).

Adapun piramida di Sadahurip, Garut, Jawa Barat, dicatat Google dengan dua cara penulisan, yakni “piramida” Garut (475 ribu kali), dan “piramid” Garut (649 ribu kali).

Yang juga mengagetkan adalah letusan Krakatau hanya dicatat sebanyak 400 ribu kali.

Menurut Andi Arief ini semacam ironi, mengingat ledakan Krakatau adalah salah satu ledakan fenomenal dalam sejarah bumi dan yang paling dikenal serta paling sering dibicarakan. “Namun demikian, tetap terlihat betapa wacana bencana dan kebencanaan kini telah menjadi bagian dari pembicaraan masyarakat, dan itu adalah pertanda baik,” demikian Andi Arief. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya