Berita

marzuki alie/ist

Marzuki Alie: Kalau Tidak Mau Keluar Biaya, Tidur Saja!

RABU, 21 DESEMBER 2011 | 11:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Alokasi anggaran untuk kelima pimpinan DPR mencapai Rp 48 miliar. Ketua DPR Marzuki Alie menganggap anggaran yang cukup besar itu lumrah karena digunakan untuk menjalankan tugas-tugas negara.

"Semua kerja untuk negara, kerja sesuai dengan aturan, kita tidak pernah melihat berapa biayanya, yang penting program dan kerja pimpinan kita laksanakan," kata Marzuki di gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/12).

Dia menjelaskan bahwa biaya yang besar adalah konsekuensi dari kegiatan.


"Kalau tidak mau keluar biaya ya kita tidur saja, gampang, kita tidur masuk ruangan, pulang, enggak perlu biaya. Biaya itu konsekuensi kegiatan, kalau kegiatan enggak bermanfaat kita dipertanyakan," sahutnya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menegaskan, bahwa setiap kegiatan pimpinan DPR bersentuhan dengan kepentingan rakyat. Dia meminta LSM tidak asal kritik yang akhirnya terkesan cuma pembunuhan karakter.

"Kalau dianggap pimpinan tidak produktif, mari kita diskusikan apa yang produktif, kita bicarakan. Jangan dikiritik tapi tidak jelas kritiknya. Kalau asal nembak enggak jelas ujung pangkalnya, ini kan pembodohan saja," tuturnya.

Koordinator Advokasi dan Investigasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra), Uchok Sky Khadafi, anggaran Rp 48 miliar digunakan untuk kegiatan pertemuan konsultasi pimpinan DPR; kunjungan kerja ke daerah; kunjungan kerja tim yang dipimpin oleh seorang pimpinan dalam dalam rangka kunjungan kerja yang dilaksanakan dengan tujuan mengetahui peristiwa yang mempunyai ruang lingkup nasional dan penanganan segera; kunjungan kerja ke luar negeri sebagai delegasi muhibah; dukungan operasional pimpinan; kunjungan ke luar negeri teknis dalam rangka pengawasan haji ke Arab Saudi dan Tim Pemantauan Pelaksanaan UU 11/ 2006 Tentang pemerintah Aceh.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya