Berita

nunun/ist

Adang Khawatir Masyarakat Berprasangka Negatif terhadap Istrinya

KAMIS, 15 DESEMBER 2011 | 13:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Adang Daradjatun, suami tersangka kasus cek pelawat Nunun Nurbaetie, memastikan bahwa istrinya tidak akan menjadikan penyakit yang saat ini diderita menjadi tameng untuk berkelit dari proses hukum. Hal itu disampaikan Adang usai Rapat Paripurna DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Kamis (15/12).

"Saya ingin menegaskan kembali kepada masyarakat dan media ya. Jangan ada keragu-raguan. Yang saya takutkan, justru masyarakat menilai ibu itu akan mengumpet dibalik sakitnya itu. Itu tolong digaris bawahi ya," tegasnya.

Dia memastikan, kemarin itu memang muncul gejala stroke yang diidap istrinya. Pasalnya, saat mau masuk gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, Nunun jatuh tersungkur karena didorong-dorong.


"Akhirnya stroke lamanya muncul kembali. Sehingga diperiksa oleh dokter KPK jangan salah loh. Ternyata tekanan darahya sampai 200/ 110. Lalu dibawalah ke MMC. Setelah diperiksa di MMC, dokter melihat ada gejala stroke muncul. Lalu dirujuklah oleh dokter ke RS Keramat Jati," jelas Adang.

"Jangan masyarakat menuduh bawah Pak Adang bekas polisi, ibu mau mengumpet lagi. Ibu, saya dan anak-anak sudah siap menghadapi proses penyidikan di KPK," sambung mantan Wakapolri itu.

Tapi dia mengingatkan agar dalam pemeriksaan terhadap istrinya, KPK mengikuti anjuran dokter pribadi Nunun, dr. Anderas Harry. "Kan dokter Andreas sudah pernah minta tolong. Tolong kalau mau memeriksa ibu tolong ditempat sepi. Ya penting dapat pengamanan dan jangan mengakbatkan ibu seperti kemarin," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya