Berita

ist

Monas Punya Mesin Daur Ulang Botol Bekas Air Mineral

KAMIS, 08 DESEMBER 2011 | 22:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Monumen Nasional alias Monas jadi tempat percontohan pertama yang memiliki mesin daur ulang plastik (Reserve Vending Machine/RVM). Mesin ini bisa mendaur ulang botol bekas air mineral dan kaleng minuman ringan, sehingga bisa mengurangi sampah di sekitar Monas.
 
Mesin RVM hadir atas prakarsa tiga pihak, Indonesia Business Links (IBL), PT Tirta Investasi (Danone-Aqua), dan LKBN Antara. Mesin ini diluncurkan tadi siang (8/12) dalam acara Gemas (Gerakan Membuang Sampah) di ruang Diorama Monas.

"Salah satu masalah di kota besar adalah sampah. Sudah saatnya kita mengedukasi masyarakat tentang perilaku pengelolaan sampah plastik secara mandiri," kata Vice President Corporate Secretary PT Tirta Investama (Danone-Aqua) Parmaningsih Hadinegoro.


Dalam operasionalnya, mesin RVM dapat diatur secara spesifik untuk menerima bentuk sampah tertentu, misalnya sampah plastik. Alat itu bekerja dengan dilengkapi monitor yang disiapkan hanya menerima sampah kemasan botol plastik dan kaleng yang benar-benar sudah kosong.RVM akan menolak bila di dalam sampah botol plastik dan kaleng tersebut masih berisi air, di layar monitor juga akan muncul ajakan kepada masyarakat untuk mengikuti dan membiasakan diri dalam membuang sampah.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Rini Hariani mengatakan, pihaknya menyambut baik program penempatan alat RVM di lingkungan Monas. Pihak Monas pun akan memberikan reward dengan memberikan poin pada masyarakat yang membuang sampah plastik ke tempat ini. Poin ini nantinya bisa digunakan untuk masuk Monas dengan gratis.

"Setiap sampah atau botol plastik yang dimasukkan akan mendapat 1 poin. Setelah mengumpulkan 10 poin, masyarakat bisa masuk Monas dengan gratis," katanya.

Direktur Utama Perum LKBN Antara, Ahmad Mukhlis Yusuf mengatakan, pihaknya turut ambil bagian dalam gerakan membangun Indonesia yang hijau dan sehat. "RVM atau Si Gemas adalah ikon gerakan agar bangsa ini menghargai kedisiplinan warganya yang juga mencintai Indonesia dan lingkungan," katanya. [dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya