Berita

syarif hasan/ist

Menteri Syarif Hasan Ajak Unpad Ciptakan Wirausahawan Baru

RABU, 07 DESEMBER 2011 | 15:04 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Padjadjaran Bandung untuk menciptakan wirausahawan baru yang tangguh serta peduli terhadap lingkungan hidup.

"Mengedepankan penciptaan wirausaha baru, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan," ujar Syarifuddin Hasan pada seminar National Economic Green Festival di Kampus Universitas Padjadjaran Bandung, siang ini (Rabu, 7/12).
 
Syarif mengatakan, Kementerian Koperasi dan UKM siap memfasilitasi keperluan calon wirausaha baru. Termasuk memfasilitasi pembiayaan yang selama ini menjadi kendala ketika memilih profesi menjadi wirausaha. Tujuan ini agar mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


"Oleh karena itu, institusi perguruan tersebut diharapkan bisa menyebarkan bibit kewirausahaan terhadap mahasiswa, khususnya semester akhir," kata Syarif.

Ketika alumnus perguruan tinggi memutuskan menjadi wirausaha baru, Syarifuddin Hasan optimistis mereka akan menjadi wirausaha kreatif.

"Jika ada calon wirausaha baru mengalami kendala permodalan, Kementerian Koperasi dan UKM siap mengakomodirnya melalui program kredit usaha rakyat (KUR)," tambah Syarif.

Selain menjembatani permodalan melalui program KUR, instansi pemberdaya koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) itu memiliki lembaga pembiayaan yang siap melayani permodalan, yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

"Namun, kondisi usaha yang hendak ditekuni harus jelas disampaikan melalui proposal usaha. Program KUR dan LPDB siap melayani keperluan permodalan sesuai skala usaha yang baru melangkah," masih kata Syarif.

Sementara Rektor Universtitas Padjajaran, Ganjar Kurnia, mengemukakan bahwa Unpad sangat peduli terhadap pertumbuhan wirausaha baru. Karena itu Unpad memiliki visi menciptakan wirausaha baru dari kalangan kampusnya.

"Kami akan terus melakukan kajian dengan sasaran inti menghasilkan lulusan SDM yang bisa bekerja sesuai kompetensinya. Bagi yang tidak ingin menekuni pekerjaan sesuai kompetensinya, kami persilakan menjadi wirausahawan baru," tegas Ganjar.

Terkait tema seminar yang mengusung ekonomi hijau yang bermakna memperhatikan lingkungan hidup bersih, Ganjar menjelaskan pihaknya juga siap menjadi motor yang akan dimulai dari lingkungan kampus. Paling tidak, ketika mahasiswa menjalani pendidikan menuju seorang pekerja atau wirausaha, tidak membuang sampah sembarangan, termasuk puntung rokok.

"Artinya, kontribusi itu harus bisa dimulai dari mahasiswa sehingga bisa menciptakan dunia ekonomi yang memahami ramah lingkungan." demikian Ganjar. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya