Berita

Zulkieflimansyah

Wawancara

WAWANCARA

Zulkieflimansyah: Rakyat NTB Tidak Mau Newmont Kayak Freeport

JUMAT, 02 DESEMBER 2011 | 08:26 WIB

RMOL. Situasi keamanan di Papua terus memanas. Salah satu penyebabnya, pemerintah dinilai gagal meredam konflik antara masyarakat lokal, buruh, dan PT Freeport Indonesia.

Gejolak ini terjadi karena sen­ti­men anti asing dalam pengua­saan tambang tersebut. Dikha­watirkan masalah ini menular ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebab, di sana ada PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), perusa­haan tambang emas terbesar ke­dua di tanah air itu.

Percik-percik konflik pun sudah terasa. Mulai eksisnya aksi mogok karyawan PT NNT sam­pai suara keras menuntut keadilan dan kesejahteraan dari masya­rakat setempat.

Menurut Wakil Ketua DPP PKS Zulkieflimansyah, tidak ada jalan lain untuk mencegah kon­­flik selain lewat jalur komu­nikasi efektif antara NNT dan masya­rakat lokal. Pria kelahiran Sum­bawa Besar, 18 Mei 1972 ini juga menilai positif aspirasi ma­syara­kat lokal yang meng­ingin­kan putra daerah masuk ma­najerial NNT.

“Rakyat NTB tidak mau New­mont kayak Freeport,” kata Se­nior Fellow di Harvard Univer­sity ini kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya:

Mungkinkah NTB akan ber­ge­jolak  seperti Papua?

Bisa saja. Resistensi di daerah pertambangan biasa ter­jadi. Tidak hanya di Indo­ne­sia tapi juga dunia.

Padahal antara kuasa pertam­bangan dan masyarakat lokal bisa mencari win-win solution.


Freeport di­­­duga me­­nge­de­pan­kan pendekatan keamanan, Ba­gai­mana dengan NNT?

Saya rasa lokasi tambang Newmont bukan daerah konflik. Tidak perlu penempatan tenaga keamanan massif. Pendekatan keamanan paling bagus itu mengu­rangi ketimpangan sosial dan ekonomi. Itu tugas bersama NNT dan masyarakat.


Apa NNT dibutuhkan?

Sangat dibutuhkan bagi masya­ra­kat NTB dan bangsa ini. Kalau dimaknai tepat, PT NNT akan sangat bisa membantu masyara­kat NTB menyelesaikan persoa­lan dasar pembangunan, seperti kemiskinan, pengangguran, per­baikan infrastruktur publik dan banyak yang lain. Makanya ke­beradaan PT NNT harus dilin­dungi dan dibikin nyaman bero­perasi


Apa saja kontribusi PT NNT?

Bicara masalah ekonomi dan tenaga kerja, sudah cukup baik ke tingkat nasional maupun daerah. Hanya saja keberadaan PT NNT mesti bisa dimanfaatkan lebih optimal lagi.


Kenapa selama ini kurang op­timal?

Secara operasional dan ke­uang­­an tidak ada masalah. Pro­blemnya pada masalah sosial ke­masyarakatan. Makanya isu putra daerah sebagai Presiden Di­rektur PT NNT menjadi relevan mene­mukan justifikasinya.


Masalah sosial kemasyara­ka­­tan seperti apa?

Bagaimana menjaga kelesta­rian lingkungan, pemanfaatan sumber daya manusia dan tenaga kerja. Sebenarnya bisa di me­diasi dan dicarikan solusi yang baik.


Masalah sosial kemasyara­ka­­tan seperti apa?

Bagaimana menjaga kelesta­rian lingkungan, pemanfaatan sumber daya manusia dan tenaga kerja. Sebenarnya bisa di me­diasi dan dicarikan solusi yang baik.


Gubernur NTB, DPRD Sum­bawa, para bupati mengusul­kan Anda jadi Presiden Direk­tur PT NNT, apa bersedia?

He-he-he. Aspirasi ini mesti­nya jadi feedback yang baik dan positif bagi PT NNT yang dalam pengamatan saya memang gagal membangun relasi yang kons­truk­tif dengan masyarakat lokal. Komunikasi dan interaksi dengan masyarakat memang perlu di­perbaiki.


Artinya Anda bersedia?

Dukungan terhadap saya seba­gai Presdir PT NNT saya hargai. Sudah saatnya memang putra dae­rah jadi pimpinan NNT. Ba­gus buat kesinambungan opera­sio­nal NNT dan juga bagus untuk masyarakat Sumbawa.

Bukan bermaksud rendah hati atau bagaimana tapi banyak putra daerah yang lebih pantas. Saya sudah cukup nyaman di DPR (Wakil Ketua Komisi XI). Lagi pula, membantu NNT dan masya­rakat Sumbawa nggak harus jadi presdir kan.


PT NNT dikuasai pemegang saham yang punya kepenti­ngan berbeda, pendapat Anda?

Betul. Pemegang saham harus aman secara finansial dan inves­tasinya menguntungkan. Pada saat yang sama Presdir harus juga memperhatikan kepentingan manajemen dan karyawan peru­sa­haan. Dalam konteks NNT yang paling penting adalah me­nangkap suara batin dan keingi­nan masyarakat lokal. Ini nggak mudah dan sederhana.


O ya, mungkinkah Freeport dan Newmont angkat kaki dari Indonesia karena gerakan senti­men anti asing?

Keberadaan pertambangan bukan sesuatu yang harus ditolak. Apa pun yang kita lakukan di atas bumi ini pasti ada dampak ne­gatif­nya. Kalau dikelola benar, dunia pertambangan akan saling menguntungkan baik untuk masyarakat, pemerintah maupun investor.


Akar masalah resistensi tam­bang dan masyarakat di Indo­ne­sia apa saja sih?

Kuasa modal memang melekat pada kuasa korporasi. Namun ideal­nya tetap pada koridor per­tumbuhan ekonomi, keberpiha­kan masyarakat miskin, tenaga kerja dan lingkungan hidup. Inti­nya adalah keadilan.


Bisakah asing adil kepada pri­bumi?

Selain menggunakan prinsip pro­fesionalisme dan rasionalitas, penyelesaian masalah pertam­bangan harus didekati dengan ke­manfaatan sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya