Berita

abraham samad/ist

CAPIM KPK

Abraham Samad Pastikan Tak Mau Diintervensi

SENIN, 28 NOVEMBER 2011 | 12:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Calon pimpinan KPK Abraham Samad terus meyakinkan anggota Komisi III DPR dalam uji kelayakan dan kepatutan agar dirinya terpilih. Salah satunya pengacara asal Makassar ini meyakinkan bahwa dirinya akan merekontruksi dan merevitalisasi fungsi KPK.

Tak hanya itu, dia juga mengaku tak akan bisa bisa diintervensi. Hal itu untuk mendukung visi besarnya yaitu menciptakan Indonesia menjadi wilayah bebas korupsi.

"Saya akan merekontruksi dan merevitalisasi semua fungsi dan segala hal yang ada di KPK. KPK seharusnya mendiri, tidak beloh menerima intervensi dari siapa pun, baik dari pemerintah," tegasnya di hadapan anggota Komisi Hukum DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (Senin, 28/11).


Menurutnya, korupsi masuk kategori besar apabila uang negara yang dikorupsi mencapai Rp5 miliyar ke atas. Tugas KPK-lah, tegas capim KPK termuda ini (45 tahun), untuk menuntaskan kasus tersebut. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya