Berita

dipo-din/ist

Dipo Alam Siap Minta Maaf pada Din Syamsuddin

MINGGU, 27 NOVEMBER 2011 | 08:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam tampaknya mengakui pernyataannya selama ini telah membuat Din Syamsuddin tersinggung. Karena itu dia siap menemui Ketua Umum PP Muhammadiyah itu untuk kemudian meminta maaf.

"Saya siap bertemu dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Pak Din Syamsuddin. Dan (saya) minta maaf kepada beliau tentang kritik selama ini yang demikian keras," kata Dipo saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemuda Muhammadiyah di Jakarta kemarin malam.

Dipo memang tidak merinci apa pernyataan keras yang pernah ia tujukan kepada Din. Tapi memang, beberapa waktu lalu, Dipo kerap mengkritik keras bahkan mengecam Din Syamsuddin.


Misalnya, saat sejumlah tokoh agama, yang dimotori, antara lain, oleh Din Syamsuddin membeberkan dugaan bahwa Presiden SBY telah melakukan sejumlah kebohongan. Dipo menyebut gerakan Din Cs tersebut adalah gerakan politik.

Begitu juga, saat Din mengkritik SBY soal pemberantasan korupsi terkait penuntasan kasus mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin. Dipo pun menyahut dan balik menuding Din. Kata Dipo satu waktu, Din seperti menggunakan ilmu kodok. Yaitu, membonceng kasus Nazaruddin untuk membesarkan dirinya.  Bahkan Dipo pernah seperti mengecilkan kapasitas Din Syamsuddin yang sering mengkritik kebijakan SBY-Boediono. Kata Dipo Alam, "Emang Din itu siapa?"

Din sendiri tak begitu mempedulikan kritik dan kecaman Dipo tersebut. Tapi, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay di banyak kesempatan yang tampil di depan publik membela Din dan menyayangkan sikap Dipo tersebut. Bahkan Saleh pernah menyarankan Dipo untuk meninggalkan jabatan publik yang didudukinya bila tetap mengumbar pernyataan yang tidak mendidik.

"Saya meminta agar saudara Dipo Alam tidak terjebak dan mengkultuskan SBY lalu mengeluarkan pernyataan yang menyerang pimpinan dan tokoh Muhammadiyah. Kami mewanti-wanti Dipo Alam untuk menertibkan pernyataan-pernyataannya yang membuat panas suasana," kata Saleh menanggapi Dipo. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya