Berita

Sutan Bhatoegana/ist

Dituding Bermain Proyek, Sutan Anggap Itu Ibadah

JUMAT, 25 NOVEMBER 2011 | 10:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Anggota Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana membantah terlibat dalam proyek pengadaan Solar Home System (SHS) senilai Rp 526 miliar di Kementerian ESDM, seperti disebut-sebut dalam persidangan kasus tersebut di Pengadilan Tipikor kemarin. Politisi Partai Demokrat ini malah ingin mengingatkan panitia tender untuk tidak mengatur-atur pemenang proyek.

Diceritakan Sutan, pada rentang waktu 2004-2009 DPR periode lalu, dirinya kedatangan dua orang tamu yang dibawa oleh stafnya, Irianto. Kedua orang itu mau mengadukan penzaliman yang mereka alami saat ikut tender di kementerian tersebut.

Di ruangannya di Senayan, kedua tamu itu pun disuruh masuk. "Lalu kenalan, saya pun sudah lupa namanya," kata Sutan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 25/11).


Di hadapan Sutan, kedua orang itu mengaku ikut tender terbuka. Tapi dari awal panitia tender sudah mengarahkan untuk memenangkan orang lain. Keduanya, tidak mau diatur dan tak mau mundur.  "Akhirnya free fight. Mereka menang. Karena yang diambil kan yang terendah (dari penawaran). Tapi dicoret, dianggap tidak mampu," kata Sutan.

Kedua orang itu mengancam akan mengadukan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM Jacob Purnomo ke KPK.  "Jangan emosi dulu," imbau Sutan kepada dua tamunya itu.

Sutan pun langsung menghubungi Jacob Purnomo pada saat itu juga. Sutan mempertanyakan kinerja anak buah Jacob. Mendapat tudingan seperti itu, Jacob merespons dan meminta Sutan membawa keduanya.

Dikatakan Sutan, kedua orang yang mengaku perusahaannya didiskualifikasi itu pun berdebat dengan panitia tender. Kemudian diketahui bahwa memang kedua perusahaan itu layak untuk menang. Tapi karena pemenang sudah ditentukan, kemudian disepakati kedua perusahaan itu menjadi subkontraktor.

Menurut Sutan, disinilah kemungkinan bahwa ada yang menduga bahwa dua perusahaan itu adalah miliknya. Dan Sutan menyangkal dugaan tersebut dengan tegas.

Melanjutkan keterangannya, "Tidak tahu dua minggu kemudian, orang ini telepon lagi. Ternyata anak buah (Dirjen) inkar janji semua. Kami mau lapor ke KPK. Saya bilang jangan emosi dulu."

Sutan kemudian mengontak Dirjen Jacob. Tapi karena merasa benar, Jacob tak takut dengan ancaman tersebut. Sutan pun mempersilakan keduanya melaporkan kasus itu ke KPK.  "Jadi saya ini mengingatkan, agar tidak ada pengaturan tender, agar seperti yang dilakukan pada masa Orba dilakukan kembali," tegasnya.

Bahkan kata Sutan, pada waktu pergantian Dirjen, dia kembali mengingatkan agar kasus serupa tidak kembali terjadi. Meski begitu, tudingan kepada dirinya itu dia tanggapi secara positif. "Saya anggap ini sebagai ladang ibadah. (Saya) orang yang difitnah," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya