Berita

ilustrasi/ist

Pengaturan Iklan Partai di Media Masih Digodok

KAMIS, 24 NOVEMBER 2011 | 15:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Di dalam UU Penyiaran sudah ada ketentuan bahwa media yang menjadi partisan dari partai politik tertentu akan mendapat sanksi.

Namun, kata Ketua Pansus Revisi UU Pemilu, Arif Wibowo, sanksi tersebut belum ditentukan dalam UU Pemilu. Karena itu DPR mengundang Dewan Pers, KPK, dan pelaku industri media untuk membicarakan kemungkinan sanksi ini

"Kita tidak ingin merugikan media, tapi juga jangan terlalu liberal," kata Arif Wibowo di gedung DPR/MPR Jakarta (Kamis, 24/11).


Mengenai mekanisme pengaturan iklan, Arif menyontohkan, misalnya, satu partai politik tidak boleh beriklan di tiga media. Atau misalnya, ketentuan pembatasan iklan tersebut ditetapkan sejak sebuah partai ditetapkan sebagai peserta Pemilu atau tidak. Begitu juga dengan defenisi waktu kampanye.

"Kita targetkan Maret 2012 UU ini selesai," demikian Arif. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya