Berita

pramono edhie wibowo/ist

PILPRES 2014

Jenderal Pramono Bisa Jadi Ancaman Prabowo

KAMIS, 24 NOVEMBER 2011 | 10:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Pramono Edhie Wibowo mulai diperhitungkan sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden. Selain beberapa kali disebut dari internal Demokrat, kalangan Golkar juga ingin menyandingkan ipar Presiden SBY tersebut dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Tapi sejauhmana peluangnya dan apakah sudah pas untuk masuk ke gelanggang politik nasional?

"Peluang Pramono Edhi itu cukup besar. Dia keturunan dinasti politik Indonesia. Bapaknya - Jenderal terkenal (Sarwo Edhie). Iparnya - Presiden. Kakaknya - Ibu Negara. Nama Pramono Edhie Wibowo itu sendiri sudah bunyi di kalangan masyarakat menengah ke atas," kata pengamat politik M. Qodari kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 24/11) melalui sambungan telepon.  


Menurut pendiri Indo Barometer ini, kompetensi adik Ani Yudhoyono itu tak perlu diragukan. Karena dia sudah melewati rangkaian karir kemiliteran.

"Dia jenderal penuh, sekarang KSAD. Sudah punya karir militer yang panjang. Tak ada yang mempertanyakan kompetensi dia. Sekarang ini mau atau tidak mau. Kedua bisa populer nggak di masyarakat," ucapnya.

Meski begitu, dia memandang, bahwa masuknya nama Pramono Edhie Wibowo bisa jadi ancaman bagi Gerindra, yang akan mengajukan mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto sebagai Capres. Karena keduanya memiliki latar belakang yang sama.

"Bisa jadi (ancaman). Kalau Pramono maju, ini akan menempati kavling politik yang sama dengan Prabowo. Cuman masalahnya Pramono ini belum dikenal masyakat Indonesia secara luas seperti Prabowo. Profilnya juga belum semenonjol Prabowo," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya