Berita

agus martowardojo/ist

KISRUH SAHAM NEWMONT

Anak Buah Menteri Agus Suruh DPR Fokus Pada Fungsi Utama

RABU, 23 NOVEMBER 2011 | 15:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pembelian tujuh persen saham PT Newmont merupakan investasi jangka pendek. Karena itu pembelian saham ini oleh pemerintah tidak perlu izin DPR. Jika itu harus melalui izin lembaga politis, prosesnya nanti otomatis akan lebih politis.

Selain itu juga, jelas Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Hadiyanto, proses meminta izin DPR juga akan semakin membuat panjang mata rantai. Menurutnya, dalam pembelian saham Newmont itu para wakil rakyat sudah terlalu jauh mencampuri kewenangan eksekutif dalam hal ini pemerintah. Dikatakannya, sebaiknya DPR fokus pada fungsinya yaitu legislasi, pengawasan dan anggaran.

"Fungsi pengawasan terhadap eksekutif sudah dilakukan dalam rangka pembahasan APBN. Tapi, kalau saat eksekusi juga harus mendapatkan persetujuan mereka (DPR) itu aneh, jelasnya di Jakarta hari ini (Rabu, 23/11).


Dia juga menyayangkan, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan pemerintah melanggar hukum jika membeli saham Newmont tanpa izin DPR. "Sekarang apakah BPK berhak memberikan opini hukum," lanjutnya.

Dia menambahkan, agar ini perselesihan ini tidak terjadi lagi dalam proses divestasi-divestasi yang lain, Kemenkeu akan membawa sengketa ini ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan, DPR sudah menutup pintu pembahasan pembelian saham Newmont oleh pemerintah. "Pemerintah sudah diberikan kesempatan 4 kali untuk mengajukan itu, tapi tidak dimanfaatkan pemerintah. DPR sepakat menutup pintu soal itu," katanya.

Menurutnya, pemerintah akan melanggar hukum, jika tetap membeli saham itu tanpa persetujuan DPR. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya