agus martowardojo/ist
agus martowardojo/ist
RMOL. Pembelian tujuh persen saham PT Newmont merupakan investasi jangka pendek. Karena itu pembelian saham ini oleh pemerintah tidak perlu izin DPR. Jika itu harus melalui izin lembaga politis, prosesnya nanti otomatis akan lebih politis.
Selain itu juga, jelas Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Hadiyanto, proses meminta izin DPR juga akan semakin membuat panjang mata rantai. Menurutnya, dalam pembelian saham Newmont itu para wakil rakyat sudah terlalu jauh mencampuri kewenangan eksekutif dalam hal ini pemerintah. Dikatakannya, sebaiknya DPR fokus pada fungsinya yaitu legislasi, pengawasan dan anggaran.
"Fungsi pengawasan terhadap eksekutif sudah dilakukan dalam rangka pembahasan APBN. Tapi, kalau saat eksekusi juga harus mendapatkan persetujuan mereka (DPR) itu aneh, jelasnya di Jakarta hari ini (Rabu, 23/11).
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Kamis, 16 April 2026 | 13:50
UPDATE
Sabtu, 25 April 2026 | 22:13
Sabtu, 25 April 2026 | 21:55
Sabtu, 25 April 2026 | 21:48
Sabtu, 25 April 2026 | 21:25
Sabtu, 25 April 2026 | 20:51
Sabtu, 25 April 2026 | 20:36
Sabtu, 25 April 2026 | 19:52
Sabtu, 25 April 2026 | 19:39
Sabtu, 25 April 2026 | 18:44
Sabtu, 25 April 2026 | 18:24