Berita

ilustrasi

Pramono Anung Bosan dengan Ikan Teri KPK

SELASA, 22 NOVEMBER 2011 | 13:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi didesain untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang besar. Bahkan sudah diatur UU bahwa KPK hanya menangani kasus dengan nilai korupsi minimal Rp 1 miliar.

Hal itu diutarakan Wakil Ketua DPR Pramono Anung menanggapi pencidukan tim KPK terhadap Jaksa Sistoyo di halaman gedung Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Oknum jaksa dari Kejaksaan Negeri Cibinong itu tertangkap tangan menerima suap sebesar Rp 99,9 juta tadi malam.    

"KPK ini dibuat didesain untuk menyelesaikan persoalannya yang besar-besar, bahkan dalam UUD yang mengatur tentang Tipikor itu kasus yang minimal Rp 1 miliar," ujar mantan Sekjen PDI Perjuangan bersapaan Pram itu di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 22/11).


Pram mengaku tetap mendorong tindakan pemberantasan korupsi dan tidak menyalahkan KPK yang menangkap jaksa korup kesekian kalinya.

"Tetapi yang ditangkap itu hanya ikan-ikan teri terus, kapan ikan yang besar. Jangan KPK itu tajam kepada seorang yang secara politik tidak punya sandaran, tapi tumpul kepada orang-orang yang besar," ucapnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya