Berita

pramono anung/ist

Pramono Anung: Ketua KPK Tugasnya Menangkap, Bukan Berpolemik

SELASA, 22 NOVEMBER 2011 | 11:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas seolah jadi musuh bersama DPR. Apalagi sebabnya kalau bukan pernyataan-pernyataan mantan Ketua Komisi Yudisial itu yang menyinggung perasaan DPR.

Tidak cukup menyindir gaya hidup penuh hedonisme para politisi, pada kesempatan kuliah umum di Universitas Indonesia, Depok, dia kemudian menyentil menteri dari partai politik yang cenderung korup. Dia menganjurkan sebaiknya menteri tidak diambil dari Parpol dan diganti dari kalangan profesional seperti dari kampus atau LSM.

Menanggapi sindiran Busyro ke menteri-menteri dari Parpol, Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengaku menyesalinya.


"Jadi apa yang disampaikan Pak Busyro tentang larangan menteri dari Parpol menjadi tidak tepat, jangan-jangan lama-lama presiden dilarang dari Parpol juga," katanya kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/11).  

Dia menyarankan Busyro tidak terlalu banyak bicara. Kalau dia menemukan indikasi pelanggaran, sebaiknya langsung bertindak.  

"Tinggal tangkap saja gitu loh, jangan ini dipolemikkan. KPK tugas utamanya itu melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi," jelasnya.

"Kalau memang sudah ada indikasi, siapapun menterinya yang menyedot pundi-pundi negara dan penyalahgunaan jabatan, kenapa seorang Ketua KPK itu tidak menangkap yang bersangkutan. Itu kan lebih elok daripada polemik," tegasnya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya