Berita

Firman Subagyo/ist

PAN EVALUASI SETGAB

Ketua Golkar: Ancam-mengancam Itu Sudah Biasa

SENIN, 21 NOVEMBER 2011 | 15:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Golkar menanggapi santai terkait rencana PAN yang akan mengevaluasi keberadaannya di Sekretariat Gabungan Partai Politik Pendukung Pemerintah pada acara Rapat Kerja Nasional 10-11 Desember mendatang. Golkar memandang evaluasi yang dimaksud PAN itu adalah adalah bentuk ancaman.

"Itu sah-sah saja. Orang mau mengancam ini kan biasa. Hal-hal mengancam ini kan tidak sekali, dua kali. Sudah beberapa kali. Dalam percaturan politik, yang namanya saling ancam biasa. Itu bukan mengancam. Itu kan hanya untuk meningkatkan nilai tawar. Kalau kita yang gitu-gitu, sudah biasa sih. Nggak perlu kaget," kata Ketua DPP Golkar Firman Subagyo kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (21/11).

Menurut anggota Komisi VI DPR ini, Setgab dibentuk berdasarkan keputusan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Karena itu, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden terkait dengan ancaman PAN tersebut. Meski begitu, Firman menegaskan, keputusan partainya mendukung peningkatan parliamentary treshold dari 2,5 persen menjadi 5 persen, setelah mendengarkan aspirasi rakyat. Kengototan partai besar mendukung peningkatan ambang batas menjadi alasan utama PAN mengevaluasi Setgab.


"Kenapa kita itu minta posisi 5 persen. Karena memang masyarakat mulai jenuh dengan sistem politik multi partai yang tidak membawa efektifitas pemerintahan dan legislatif sendiri. Ini pun aspirasi masyarakat rakyat yang kita respons. Bukan sema-mata keinginan partai besar," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya