Berita

abraham samad/ist

Abraham Samad Beri Sinyal Setuju Koruptor Dihukum Mati

SENIN, 21 NOVEMBER 2011 | 11:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Korupsi merupakan kejahatan luar biasa di negeri ini. Karena itu mulai banyak opini. agar koruptor sebaiknya dihukum mati, agar menjerakan dan juga membuat orang lain takut melakukan hal yang sama.

Abraham Samad, salah satu calon pimpinan KPK, memberi sinyal mendukung hukuman mati kepada koruptor.

"Sebenarnya kalau biar tidak hukuman mati, koruptornya juga bisa jera kalau hukumannnya itu jelas. Misalnya, kalau hukumannnya 5 tahun, tapi jangan dikurang-kurangi dong. Jangan bisa keluar masuk penjara, tidak ada privilege," katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 21/11).


Dia menyadari bahwa hukuman mati masih menjadi perdebatan. Di negara-negara yang menjunjung HAM, tidak setuju hukuman mati. Sementara dalam hukum Islam, hukuman mati memang dibenarkan.

"Pertanyaannya, korupsi bisa nggak dikatagorikan pembunuhan? Kalau bisa disamakan, kenapa tidak? Siapapun yang melakukan korupsi besar, harus dihukum berat," tegasnya.

Meski begitu, dia menambahkan, remisi atau pengurangan hukuman tetap diperbolehkan. Karena memang remisi, diatur dalam peraturan perundang-undangan. "Tapi harus selektif," tegasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya