Berita

abraham samad/ist

Abraham Samad Dapat Giliran Pertama, DPR Mulai Gelar Uji Kelayakan Pagi Ini

SENIN, 21 NOVEMBER 2011 | 07:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Uji kelayakan dan kepatutan terhadap delapan calon pimpinan KPK dimulai pagi ini pukul 10.00 WIB di gedung DPR, Senayan, Jakarta. Abraham Samad mendapat giliran pertama. Komisi III DPR akan menguji satu hari untuk satu calon.

"Kenapa kita buat satu hari? Ini untuk memberikan keleluasaan kepada teman-teman dan nantinya memberikan waktu juga kepada calon. Walapun apa yang dihasilkan Pansel menurut kita sudah normatif, tapi amanat UU itu kewenangan untuk memilih ada di DPR," kata anggota Komisi III DPR Edy Ramli Sitanggang kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 21/11).

Karena itu, masih kata Edy, waktu pelaksanaan uji kelayakan ini tidak dibatasi waktu. Hal itu tergantung dari setiap anggota apakah masih ingin menanyakan atau mempertegas sesuatu terhadap calon.


"Bisa 2 jam, bisa 3 jam. Ya tergantung lah. Kalau memang masih perlu ada pendalaman, ada yang belum diterima (masih ada waktu). Walaupun pertanyaan itu tidak harus dijawab 100 persen. Artinya Dewan boleh menanyakan dan bila dia (calon) tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan Dewan, itu tergantung personsnya. Layak dipilih atau tidak. Sama seperti ujian. Kalau dijawab bagus, ya lulus, kalau tidak ya ada konsekuensinya ," jelasnya.

Terkait hari ini, Edy akan mempertanyakan visi-misi Abraham Samad. Apa yang melatarbelakangi Abraham hingga mendaftar menjadi salah satu komisioner KPK, setelah melihat carut-marutnya penegakan hukum, terutama penanganan korupsi.

"Kita lihat integritas dia, sejauhmana pengetahuan dia dan visi apa yang dibawa, strategi apa yang dia bawa. Ini akan membawa warna nanti walaupun (KPK) itu kolektif kolegial ya," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya