Berita

Busyro Terlalu Bersemangat Berantas Korupsi

SABTU, 19 NOVEMBER 2011 | 21:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tak dimungkiri, memang ada kecenderungan menteri dari partai akan dijadikan sebagai sapi perahan untuk mengumpulkan pundi-pundi, seperti disinyalir Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas saat menyampaikan pidato di Universitas Indonesia, kemarin.

Kata Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto, kalau ada indikasi terjadi penyalahgunaan jabatan dan wewenang, sebaiknya KPK langsung menginvestigasi dan mengusutnya. Bahkan, sang menteri itu harus dihukum dan dipenjarakan kalau memang bersalah.

Tapi, Bima saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online petang tadi mengingatkan, hal itu bukan berarti kader Parpol tak boleh jadi menteri.


"Kalau sekarang mayoritas bupati atau walikota itu korupsi dan latar belakangnya pengusaha, apakah kita menyimpulkan pengusaha nggak boleh nyalon? Kan nggak. Sistemnya yang kita benahi. Pendekatan Busyo itu kurang pas. Pendekatannya perbaikan sistem, gitu harusnya. (Busyro) terlalu menyederhanakan," jelasnya bertamsil.

Meski begitu, Bima tidak mau berprasangka buruk kepada mantan Ketua Komisi Yudisial tersebut, meski bukan kali ini saja Busyro mengeluarkan pernyataan yang menyulut kontroversi.

"Kalau saya ber-husnudzdzon saja, berpikiran positif. (Busyro) terlalu bersemangat memperbaiki bangsa. Mungkin itu kemudian statemennya menjadi seperti ini," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya