Berita

salim segaf dan istri foto bersama masyarakat/rmol

Salim Segaf: Kerja Kami Bukan Cuma Charity

SABTU, 19 NOVEMBER 2011 | 10:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Bantuan-bantuan Kementerian Sosial berupa kelompok usaha bersama (Kube) merupakan stimulan dari pemerintah kepada rakyat agar masyarakat mengelola bantuan itu secara akuntabel dan bisa semakin mensejahterakan dirinya, mampu mengentaskan kemiskinan keluarga dan kelompoknya.

Demikian disampaikan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri usai penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di rumah dinas Bupati Buleleng, Putu Bagiada, di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, kemarin.

"Tanpa kerjasama dari masyarakat tidak mungkin pemerintah pusat dan daerah membangun kesejahteraan sosial. Yang kita inginkan pemerintah pusat, daerah, LSM dan dunia usaha bersama membangun kesejahteraan sosial," tegas Salim.


Dia menyebutkan persoalan terkait masyarakat penyandang masalah sosial sangatlah besar dan cenderung tidak tertangani dengan baik karena jumlahnya yang besar. Misalnya anak terlantar dan Lansia terlantar yang jumlahnya mendekati 2 juta atau masyarakat penghuni rumah tak layak huni yang angkanya di atas 2 juta.

Salim menjamin, bantuan langsung pemerintah selama ini berjalan tepat sasaran. Bantuan itu didahului rekomendasi dinas sosial provinsi dan kabupaten, dan pemerintah pusat memantau sendiri di lapangan. Yang dia ingatkan bahwa Kementerian Sosial tidak bergerak di charity saja, tapi juga memberdayakan masyarakat miskin bangkit bekerja, terutama bagi mereka yang berusia sekitar 15-55 tahun.

"Kemensos tidak hanya bergerak di charity. Seperti bantuan Kube itu, agar interaksi sosial semakin bagus, kesetiakawanan sosial semakin bagus. Bukan saja uang bertambah tapi semangat kebersamaannya tidak ada, itu tidak kita inginkan," terangnya.

Di kesempatan itu, politisi senior Partai Keadilan Sejahtera itu menyerukan kepada dunia usaha agar memperkuat kewajiban Corporate Social Responsibility yaitu membantu pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial.

"Dalam kegiatan kita, dunia usaha juga ikut, kita berikan database. Jadi bantuan tidak lagi melalui Kemensos tapi langsung ke sasarannya.

Mensos juga sempat ditanyai wartawan soal keberlanjutan program Rumah Kasih Sayang yang sudah dibangun pertama kali di Dukuh Pakis, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Menurutnya, Rumah Kasih Sayang diperuntukkan pada kelompok masyarakat yang tidak bisa lagi diberdayakan.

"Itu sudah berjalan dan sudah berhasil, agar jadi pilot project," klaimnya.

Kementerian Sosial diklaimnya tengah memetakan daerah-daerah yang rawan penyakit cacat mental melalui riset terpusat di Yogyakarta.

"Kita punya balai besar untuk penelitian dan pelayaanan pengembangan kesejahteraan sosial di Jogja. Itu sudah berjalan, cuma yang kita arahkan adalah riset yang aplikatif," demikian Salim.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya