Berita

patrialis akbar/ist

PERSOALAN LAPAS

Patrialis Akbar Klaim Sudah Jalankan Semua Ocehan Ota

JUMAT, 18 NOVEMBER 2011 | 22:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengklaim apa yang disampaikan anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Mas Ahmad Santosa tentang mengatasi penyimpangan di lembaga pemasyarakatan sudah dilakukan semua pada saat dia masih menjabat.

"Mulai dari mengatasi over kapasitas. Sekarang kita sedang membangun 31 lapas (lembaga pemasyarakatan), rutan (rumah tahanan). Tahun 2012 ini ada 12 tempat baru yang sudah harus diresmikan, 46 tempat pembangunan lanjutan yang sudah kita selesaikan," kata di TVOne malam ini (Jumat, 18/11).

Begitu juga persoalan insentif, tunjangan kerja, dan reward kepada para pejabat lapas yang berprestasi dan menjalankan tugas dengan baik sudah diberikan.


"Bahkan saya lebih ketat lagi. Kalau memang di lapas terbukti ada pelanggaran Ka Lapas harus bertanggung jawab. Dan tidak hanya itu kepala kantor wilayah sudah saya berikan estimasi harus bertanggunug jawab," ungkapnya.

Politisi PAN ini juga mengklaim Kepala Kantor Wilayah di masanya tidak ada lagi yang duduk di belakang meja. Kata Patrialis, para pejabat itu maksimal hanya boleh 2 hari di belakang meja untuk menandatangani surat.  "Memang banyak juga. Hari selanjutnya mereka harus di lapangan. Mereka harus report kepada kita. Begitu. (Ini) berjalan (semua)," katanya mantap. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya