Berita

dradjad w/ist

PAN: Pembubaran KPK Hambat Pemerataan Pembangunan!

KAMIS, 17 NOVEMBER 2011 | 14:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Partai Amanat Nasional (PAN) tak pernah berpikiran membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bagi PAN, Pembubaran KPK akan menghambat pemerataan pembangunan.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Dradjad Wibowo, saat memberikan sambutan dalam diskusi bertajuk "KPK Baru, Indonesia Baru-Visi Baru Roadmap Pemberantasan Korupsi" di ruang Fraksi PAN, Gedung DPR, Senayan, Jakarta (17/11).

Diskusi yang digelar oleh Fraksi PAN ini menghadirkan delapan calon pimpinan KPK sebagai pembicara. Mereka adalah Abdullah Hehmahua, Abraham Samad, Adnan Abdul Praja, Yunus Husein, Zulkarnain, Bambang Widjojanto, Handoya Sudarajat dan Aryanto


"Tidak akan ada pembangunan yang merata kalau ada korupsi," kata Dradjad.

PAN, sambung Dradjad, berharap ada terobosan-terobosan baru dalam upaya pemberantasan korupsi, dan KPK mampu menjawabnya.

"KPK ke depan agar bekerja secara profesional dan objektif," imbuhnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya