Berita

sby/ist

Ramadhan Pohan Klaim Rakyat Tak Mau Jatuhkan SBY

SENIN, 14 NOVEMBER 2011 | 10:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Rakyat Indonesia tidak akan akan mendukung upaya sebagian politikus yang ingin menjatuhkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pertama, karena tidak ada kesalahan konstitusional SBY," kata Wasekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan lewat pesan singkat kepada Rakyat Merdeka Online kemarin petang (Minggu, 13/11).

Alasan kedua, masih kata anggota Komisi II DPR ini, orang yang mau menjatuhkan SBY itu adalah orang-orang yang punya track rekord yang tak jelas alias negatif. Hal ini berbeda dengan SBY.


"Sementara SBY sebagai prajurit memiliki track rekord yang jelas. Jejak profesionalisme pendidikan, ketentaraan, integritas moral bahkan kenegarawanannya sangat clear," beber Ramadhan.

"Sedangkan integritas para politisi parlemen itu, termasuk yang dari Golkar dan mantan petinggi (pejabat negara) justru nggak jelas," tuding Wakil Ketua Fraksi Fraksi Demokrat ini tanpa memerinci.

Orang yang dimaksud Ramadhan Pohan boleh jadi adalah Bambang Soesatyo. Pada Jumat lalu, dia menyatakan saat ini hanya tinggal menunggu momentum saja rezim kekuasaan SBY akan digulingkan. Karena Semua hal mengenai tujuan itu sudah terkonsolidasi.

Meski dia menolak menjawab siapa atau kelompok mana yang mengkonsolidasikan gerakan tersebut. Selain Bamsoet, pejabat yang dimaksud Ramadhan diduga adalah Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto. Di banyak kesempatan, mantan KSAD itu kerap menyuarakan pergantian rezim sebagai jawaban berbagai persoalan yang ada. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya