Berita

Masyarakat Tahunya Restoran, Nasdem Akui Tak Bisa Instan Sosialisasikan Restorasi

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 | 09:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Restorasi merupakan kata yang menarik untuk dijadikan sebagai alat kampanye kepada masyarakat, yang berarti menjanjikan perubahan. Tapi sayang, seperti dikatakan peneliti Indo Barometer M. Qodari, Nasdem harus mensosialisasikan kata tersebut secara maksimal. Karena masyarakat, tahunya kata restosan.

Apa tanggapan Nasdem?     

"O iya pelan-pelanlah. Namanya gagasan, ideologi itu nggak bisa intan kan. Kita perlu mentransformasikan sesuai dengan kadar kemampuan masing-masing (kader). Dan kita sudah mencoba melakukan itu," kata Sekjen DPP Partai Nasdem Ahmad Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.     


Rofiq menjelaskan, untuk mensosialisasikan makna dan gagasan restorasi, pihaknya membekali para pengurus secara optimal berkaitan dengan makna restorasi Indonesia.
"Kalau itu sudah, maka secara otomatis mereka akan mentrasnformasikan kepada lingkungannya. Kan nggak ada dukungan yang sangat besar, kalau tidak ada dukungan dari masyarakat secara keseluruhan. Apa itu, ya restorasi ini," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya