Berita

rofiq/ist

Sekjen Nasdem: Kalau Bukan Restorasi, Lalu Apa Solusi untuk Negeri Ini?

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 | 08:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kata restorasi saat mulai akrab di tengah masyarakat setelah Partai Nasdem dan Ormas Nasional Demokrat mempopulerkannya dan menjadi motto organisasi tersebut. Tapi sebagian kalangan, mencibir dan mempertanyakan ide dan gagasan restorasi tersebut.

Sekjen DPP Partai Nasdem Ahmad Rofiq menjelaskan, restorasi berarti kembali kepada jati diri bangsa. Kata ini diambil Nasdem setelah menyadari betul bahwa saat ini fenomena politik, ekonomi, dan budaya sudah jauh dari semangat Pancasila.

"Sudah jauh betul dari amanat konstitusi. Bagaimana tidak. Misalkan yang semestinya kekayaan bangsa ini harus dikembalikan untuk kepentingan bangsa, kepentingan rakyat secara keseluruhan, tapi pada praktiknya kan banyak sekali didominasi asing. Kita bisa melihat Freeport, lahan kehutanan kita, kelautan kita semuanya tidak pro rakyat," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.


"Karena itu restorasi. Kita ingin kembali kepada jati diri bangsa. Maka itulah yang menjadi semangat Partai Nasdem itu untuk kembali kepada semangat konsitusi. Ekonominya ekonomi konstitusi, politiknya politik partisipatoris," jelasnya.

Selain soal politik dan ekonomi, terang Rofiq, nilai-nilai budaya kita juga saat ini sudah tergerus oleh budaya asing. Karena itulah terangnya, Nasdem kita berusaha mengembalikan semua itu kepada jati diri bangsa. "Nah ini kan perlu effort yang sangat besar untuk mewujudkan itu. Maka restorasi itu jawabannya. Kalau tidak restorasi terus apa istilahnya," ungkapnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya