Berita

KPI Janji Respons Kekuatiran Publik Soal Penyalahgunaan Media

KAMIS, 10 NOVEMBER 2011 | 17:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komisi Penyiaran Indonesia berjanji akan menindaklanjuti usulan sebagian kalangan. Yaitu agr dibuat aturan yang lebih detail lagi agar pemanfaatan media televisi untuk kepentingan politik praktis dapat dilakukan dalam jalur yang benar, baik pada masa kampanye maupun tidak.

Demikian dikatakan Komisioner KPI Pusat, Idy Muzayyad kepada Rakyat Merdeka Online petang ini, Kamis (10/11).

"Jadi memang media penyiaran, karena menggunakan ranah publik, bersifat highly regulated, artinya lebih ketat diatur, dibanding media cetak. Ini bukan untuk menghambat kebasan pers, namun menempatkan kebebasan itu pada maqamnya," imbuh Idy.


Menurut Idy bila terjadi praktek pemanfaatan media penyiaran untuk kepentingan politik praktis tanpa terkendali itu malah menjadi lampu merah bagi demokrasi. Karena dikhawatirkan yang akan mendominasi opini dan wacana adalah suara dari kelompok kepentingan, bukan suara rakyat. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya