ahmad rofiq/ist
ahmad rofiq/ist
RMOL. Semenjak bos MNC Grup Hary Tanoesudibjo masuk menjadi bagian dari Partai Nasdem, desakan agar Komisi Penyiaran Indonesia mengawasai konten penyiaran televisi semakin kencang. Bahkan, saat ini sudah mulai ada usulan, seperti disampaikan Sekjen PPP Romahurmuzy, agar iklan partai politik diatur dalam RUU Pemilu.
Menanggapi hal tersebut, Sekjen DPP Partai Nasdem Ahmad Rofiq malah mengimbau kepada semua partai politik untuk tidak munafik. Karena, hampir semua partai politik juga melakukan hal yang sama, menggunakan televisi sebagai media penyampai pesan kepada masyarakat.
"Kita ini jangan munafik lah. Dulu Demokrat pasang iklan 'Katakan tidak pada korupsi' itu berapa bulan, enam bulan dia di media. PPP bikin iklan dimana-mana. Gerindra berapa lama dia menguasai TV. Apa itu bukan frekuensi publik juga," ungkap Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online petang ini.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
UPDATE
Sabtu, 25 April 2026 | 22:13
Sabtu, 25 April 2026 | 21:55
Sabtu, 25 April 2026 | 21:48
Sabtu, 25 April 2026 | 21:25
Sabtu, 25 April 2026 | 20:51
Sabtu, 25 April 2026 | 20:36
Sabtu, 25 April 2026 | 19:52
Sabtu, 25 April 2026 | 19:39
Sabtu, 25 April 2026 | 18:44
Sabtu, 25 April 2026 | 18:24