Berita

Indonesia Senasib dengan Uni Soviet bila Tak ada Pancasila

KAMIS, 10 NOVEMBER 2011 | 12:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Keberadaan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara berperan penting sebagai pemersatu bangsa.

Hal itu dikatakan Ketua F-PAN MPR, Ibrahim Sakti, dalam seminar Empat Pilar Bangsa, yang digelar The Fatwa Center bekerja sama dengan Fraksi PAN MPR, di gedung The Fatwa Center, Kramat Gundul, Jakarta Pusat, Kamis (10/11).

"Bayangkan jika tidak ada Pancasila. Indonesia sebagai negara terbesar ke-4 di dunia (dari jumlah penduduk setelah Cina, India, dan AS) nasibnya bisa seperti Uni Soviet atau Yugoslavia yang terpecah-pecah jadi negara-negara kecil," ungkap Ibrahim.


Meski, pada jaman Orde Baru, Pancasila berwajah hantu. Pasalnya, meneror orang-orang yang tak setuju dengan kebijakan pemerintah.  "Mengritik pemerintah dianggap anti Pancasila," kata anggota DPD AM Fatwa di tempat yang sama.

Fatwa bercerita, dirinya pernah diteror dengan kepala anjing di depan rumahnya di Pulo Gundul. Karena itu Fatwa pernah menyampaikan pidato, Pancasila harus tampil dengan wajah manusia, bukan berwajah hantu. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya