Berita

am fatwa/ist

AM Fatwa Kembali Tegaskan Alasan Penolakan Peringatan Pancasila 1 Juni

KAMIS, 10 NOVEMBER 2011 | 11:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sebagai dasar dan ideologi bangsa, Pancasila sudah final. Pancasila juga milik bersama, bukan milik satu golongan tertentu.

"Pancasila merupakan hak bersama milik bangsa Indonesia, bukan hak kelompok-kelompok tertentu, bukan hak eksklusif milik umat Islam. Tapi milik bersama seluruh komponen bangsa," kata anggota DPD AM Fatwa.

Hal itu diungkap Fatwa dalam seminar Empat Pilar Bangsa, yang digelar The Fatwa Center bekerja sama dengan Fraksi PAN MPR, di gedung The Fatwa Center, Kramat Gundul, Jakarta Pusat, Kamis (10/11).


Itulah mengapa AM Fatwa tidak setuju dengan peringatan kelahiran Pancasila pada 1 Juni yang digelar dan digagasn Ketua MPR Taufiq Kiemas dua tahun belakangan ini. Karena pada 1 Juni itu adalah waktu pada saat Soekarno menyampaikan pidato tentang Pancasila. Kalau peringatan Pancasila pada 1 Juni, jelas Fatwa, Pancasila akan menjadi milik kelompok tertentu.

Politisi senior PAN ini berharap, ada pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai Pancasila oleh masyarakat, sehingga terwujud masyarakat yang beradab dan bermartabat.

Kelompok yang dimaksud Fatwa tampaknya adalah PDI Perjuangan. Karena pada kongres partai tesrebut di Bali pada 6-9 April 2010 telah menjadikan Pancasila 1 Juni 1945 sebagai ideologi perjuangan partai. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya