Berita

Kemenkop Luncurkan Brand Baru Ritel Tradisional

Guna Mengejar Ketertinggalan Ritel Modern
RABU, 09 NOVEMBER 2011 | 15:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM akan mengembangkan brand ritel baru secara mandiri yang diharapkan mampu menjadi solusi bagi persoalan ritel tradisional. Brand tersebut akan ditawarkankepada usaha produksi koperasi atau koperasi yang bergerak di bidang usaha produksi berupa warung serba ada.

"Brand UKM Mart baru akan kami luncurkan November ini dan kami harapkan akan menjadi solusi bagi persoalan dikotomi antara ritel modern dengan ritel tradisional," kata Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kemenkop dan UKM, Neddy Raflnaldi Halim, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Neddy, Kemenkop terus berupaya mendorong anggota koperasi untuk mengembangkan kualitas produknya agar bisa masuk ke jaringan toko ritel modern. Brand ritel baru secara mandiri bernama UKM Mart dengan tag line "Toko Koperasi Kita" diharapkan bisa masuk kedalam jaringan ritel modern.


"Ini harus terus berkembang, saat ini kita sudah mendistribusikan brand ini kepada 84 warung serba ada koperasi di 22 provinsi sebagai proyek uji coba," katanya.

Pihaknya mencari karakteristik waserda yang bisa memenuhi model dan standar UKM Mart melalui kerja sama dengan koperasi dan pemerintah daerah.

"Dengan menggunakan brand UKM Mart, maka waserda koperasi mendapatkan fasilitas pelatihan manajemen yang lebih baik termasuk agar dapat memenuhi standar pelayanan yang kami tetapkan sehingga bisa bersaing dengan peritel modem," kata Neddy.

Selain itu dari sisi tampilan, waserda juga akan diperbaiki, dilengkapi dengan sistem keamanan serta standar produk yang terjaga. Pemerintah akan membantu Rp 65 juta pertoko koperasi untuk keperluan pelatihan manajemen hingga peralatan yang dibutuhkan agar memenuhi standar UKM Mart," katanya. [dem]


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya