Berita

Sudah Teruji, PAN Tak Merasa Terancam dengan Kehadiran Nasdem

RABU, 09 NOVEMBER 2011 | 13:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Nasdem juga disebut sebagai saingan bahkan ancaman bagi Partai Amanat Nasional. Karena, ketua Umum Nasdem Rio Capella merupakan mantan politisi PAN.

Tak hanya itu, sekjen partai ini juga berasal dari kalangan Muhammadiyah, Ahmad Rofiq. Muhammadiyah merupakan penopang utama PAN saat pendiriannya pada tahun 1998.  

Tapi hal itu ditepis Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto. Meski, diakui, Nasdem dan semua partai, diposisikan PAN sebagai friendly competitor. Dan sejauh ini, Bima mengakui tetap berhubungan baik dengan Rio dan Rofiq. Mereka masih kerap bertukar pikiran.


Karena itu, PAN mengajak Nasdem dan semua partai untuk bersaing dan berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Menurut Bima, siapa yang bekerja nyata, dialah akan jadi pemenang.  "Kita nggak anggap sebagai saingan. Kita tidak merasa terancam. PAN sudah teruji 13 tahun," sebut Bima kepada Rakyat Merdeka Online siang ini. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya