Berita

sby

Diragukan Bisa Besar, Karena Nasdem Tak Miliki Tokoh Sekelas SBY

RABU, 09 NOVEMBER 2011 | 11:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat bisa menjadi partai menengah karena ada tokoh Susilo Bambang Yudhoyono yang fenomenal pada Pemilihan Umum 2004 lalu. Nah, Surya Paloh tokoh yang selama ini diidentikkan dengan Nasdem tidak sefenomenal SBY pada 2004.

"Itu yang saya lihat partai ini prospeknya, ya (Nasdem) lolos PT tapi partai kecil, seperti Gerindra dan Hanura 2009, untuk sementara ya," kata pengamat politik M. Qodari kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).

Nah, soal penguasaan media, Qodari belum melihat itu akan menjadi faktor penentu yang membuat Nasdem menjadi besar. Tapi, katanya, tentu tesis bahwa media berpengaruh terhadap sebuah partai menarik untuk dicermati. Nasdem memang saat ini ditopang dua tokoh pemilik media Tanah Air Surya Paloh dan Hary Tanoesudibjo.


"Tapi kita belum bisa membuat prediksi sekarang ini. Kita harus lihat perjalanan Nasdem sampai 2013 atau awal 2014 awal. Karena gini, kinerja partai itu bisa naik turun," jelasnya.

Dia mencontohkan Partai Hanura yang pada awalnya bagus. Tapi menjelang Pemilu 2009, malah seperti kehabisan nafas dan energi. Akhirnya, bisa disalip Gerindra yang bergerak belakangan ini. Di DPR, kursi Gerindra memang lebih banyak dibanding Hanura. Gerindra mengantongi 26 kursi sedangkan Hanura 17 kursi. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya