Berita

Arwani Thomafi/ist

Jubir PPP juga Bantah Syarief Hasan

RABU, 09 NOVEMBER 2011 | 10:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai politik yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan partai pendukung pemerintahan SBY-Boediono belum pernah bersepakat bahwa ambang batas minimal perolehan suara untuk masuk parlemen adalah 4 persen. Penegasan ini membanta pernyataan Sekretaris Setgab Syarief Hasan kemarin.

"Belum ada kesepakatan seperti itu," kata Jurubicara PPP M. Arwani Thomafi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).

Berbeda dengan PKS, partai berlambang kabah ini menilai Setgab memang perlu untuk duduk bersama membahas soal ambang batas tersebut. Karena sejauh ini belum ada titik temu antara partai yang ada di Setgab.
 

 
"Ya saya rasa Setgab perlu ada agenda untuk itu," jelas Sekretaris Fraksi PPP yang juga anggota Komisi V DPR ini.

Soal Syarief, saat ini sedang berada di Makkah untuk menunaikan ibadah haji yang mengklaim tidak ada percepecahan di Setgab terkait dengan polemik ambang batas ini, Thomafi hanya berujar singkat," Beliau sedang berdoa untuk kebersamaan kita." [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya