Berita

RAPIMNAS NASDEM

Ingat, Belum Pernah Ada Partai Baru Langsung Jadi Pemenang

RABU, 09 NOVEMBER 2011 | 10:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kehadiran partai baru di Indonesia bisa dibagi dalam tiga kelompok. Pertama dan ini yang mayoritas, partai politik tidak lolos ambang batas dan hanya ikut satu pemilihan umum ke Pemilu berikutnya.

Hal itu dikatakan pengamat politik M. Qodari saat dimintai pendapat atas tekad Partai Nasdem, yang mengaku kehadirannya tidak hanya ingin menembus DPR tapi ingin menjadi pemenang Pemilu.

"Kedua lolos PT (parlimentary treshold) tapi hanya menjadi partai kecil. Kursinya nomor satu dan dua dari bawah. Misalnya Gerindra dan dan Hanura pada tahun 2009," kata Qodari kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).


Tipologi ketiga adalah partai baru yang jadi partai menengah. Dan itu hanya terjadi pada Pemilu 2004, yaitu dialami Partai Demokrat.

"Nah, belum pernah ada ada partai yang betul-betul baru ikut Pemilu lalu menjadi menang. Kalau ada yang menyebut PDIP pada 2009, tapi PDIP namanya saja yang baru kan partai lama. Jadi nggak bisa dijadikan contoh," jelas peneliti Indo Barometer ini.

Karena itu, dia memprediksi berdasarkan pengalaman sebelumnya, Nasdem paling mungkin hanya bisa masuk pada kelompok kedua atau ketiga. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya