Berita

Mahfudz Abdurrahman/ist

Tanggapi Syarief Hasan, Bendum PKS Bantah Setgab Sepakati Ambang Batas 4 Persen

RABU, 09 NOVEMBER 2011 | 08:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai politik yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan partai pendukung pemerintahan SBY-Boediono telah bersepakat bahwa ambang batas minimal perolehan suara untuk masuk parlemen adalah 4 persen, seperti dikatakan Sekretaris Setgab Syarief Hasan kemarin. Tapi pernyataan Menkop dan UKM itu dibantah.

"Saya kira belum. Buktinya partai-partai itu, selain Partai Golkar dan Demokrat, pada teriak itu, seperti PKB," kata Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/11).

Meski memang, PKS juga tidak begitu sepakat perdebatan tentang ambang batas itu dibahas di Setgab. Menurutnya, pembahasan itu cukup dilakukan di ruang formal, di rapat Pansus RUU Pemilu.


Sikap PKS sendiri soal ambang batas ini adalah antara 3-5 persen. Berbeda dengan beberapa partai lainnya, yang menginginkan maksimal 3 persen. Karena itu, kalaupun jalan tengahnya, ambang batas 4 persen, seperti yang diusulkan pemerintah, partai dakwah ini tak keberatan. "Ya artinya, kalau memang diputuskan 4, kita siap saja sih," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya